Home Bogor Raya Sepyo Achanto : Tidak Ada Penyumbatan Permohonan Sertifikat di ATR/BPN Cibinong

Sepyo Achanto : Tidak Ada Penyumbatan Permohonan Sertifikat di ATR/BPN Cibinong

100
0
BOGOR, Beritasatoe.com -Perbaikan layanan di BPN Kabupaten Bogor terus ditingkatkan kearah yang lebih baik, ucap Sepyo Achanto
Kepala Kantor (Kakan) Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor, Jum’at (04/09).
Menanggapi adanya Isyu bahwa dirinya dianggap menjadi penyumbat berkas permohonan sertifikat, Sepyo hanya tersenyum.
Menurutnya, dengan berbagai kesibukannya wajar kalau ada tumpukan berkas permohonan sertifkat yang belum ditanda tangani.
 “Namun tidak sampai ribuan seperti kata orang. Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar menyamai satu Provinsi. Dengan kondisi seperti itu otomatis jumlah pemohon sertipikat dengan segala kerumitan dan masalahnya tentu sangat besar,” ujarnya.
“Jadi sangat wajar kalau anggapan seperti itu muncul. Sebab tidak bisa dipungkiri di internal BPN sendiri ada oknum yang sudah terbiasa berada di zona nyaman,” sebut Sepyo.
Dilansir dari HarianSentana.com Piyo juga mengatakan, kalau anggapan seperti itu muncul sebenarnya sangat wajar. Sebab tidak bisa dipungkiri di internal BPN sendiri ada oknum yang sudah terbiasa berada di zona nyaman. Sehingga begitu ada pimpinan baru yang berupaya untuk merubah kebijakan yang lebih baik maka kepentingannya akan terganggu. “Dan saya tidak bisa kalah dengan oknum pegawai seperti itu, karena saya masuk ke BPN Kabupaten Bogor membawa mandat besar,” ujarnya.
Terkait akses jalan yang menjadi syarat pengurusan sertifikat, Sepyo menegaskan dirinya tidak pernah memberi pernyataan soal itu. Namun demikian, secara umum BPN harus tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap proses permohonan supaya kebijakan yang dikeluarkan tidak menimbulkan permasalahan yang lebih besar lagi. Terutama terhadap fungsi sosial atas tanah, dimana tanah itu sendiri harus dapat memberikan kesejahteraan untuk masyarakat. “Jadi kalau itu clear kenapa saya harus tahan permohonannya,” kata Piyo.
Mantan Kepala ATR/BPN Semarang ini juga menyayangkan ada pihak tertentu menjatuhkan orang lain dengan mengatakan sesuatu yang tidak bisa dibuktikan. Apalagi lembaga seperti BPN telah berjalan atas dasar sistem sehingga tidak bisa berjalan hanya karena satu atau dua orang.  “Jadi kalau saya di atas semua bisa berjalan karena ada yang di tengah dan di bawah,” ucap dia.
kita tidak bisa lihat kepentingan orang per orang tapi kita harus lihat secara umum. Dan itu tugas saya sehingga saya harus membawa BPN Kabupaten Bogor lebih baik apapun resiko dan tantangannya, tandasnya. (St/red)

Leave a Reply