Home Bisnis PSBB Total Jilid II, Kejutan Bagi Para UMKM dan Pengusaha Kuliner

PSBB Total Jilid II, Kejutan Bagi Para UMKM dan Pengusaha Kuliner

111
0

JAKARTA – Beritasatoe.com,- Para pelaku bisnis dan karyawan yang sudah mulai bersemangat dan terbiasa bekerja di masa adaptasi kebiasaan baru akan kembali was-was memikirkan kelangsungan merekaP  pasca pengumuman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kedua kalinya yang akan dimulai sejak 14 September 2020 di Jakarta.

Tak sedikit mereka yang tadinya mulai terbiasa menjalankan bisnis di masa adaptasi kebiasaan baru, merasa terkejut dengan pengumuman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kedua kalinya tersebut.

“Kaget sih. Untuk gue yang usaha kuliner, ada dua sumber pemasukan, delivery dan dine in. Otomatis PSBB cut dine in, kita lipat bangku, meja enggak bisa dipakai,” kata Achmad Pratama alias Toma, bassist band Mocca, kepada ANTARA, Sabtu (12/09).

Toma yang mendirikan Kedai Gelojoh, menyajikan olahan daging kambing dan nasi goreng rempah, kini memusatkan perhatian untuk menyiapkan layanan pesan antar yang jadi andalan selama masa PSBB.

Tak jauh berbeda, Natasha, Co- Owner Kupi+Ruti & For Good Juicery dan Ilham Dwi, Pemilik Qala Coffee & Herbs tak kalah terkejut dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan “menarik rem darurat”, mencabut kebijakan PSBB Transisi dan kembali memberlakukan PSBB Total.

“Sebagai pelaku F&B, cukup shock,” ungkap Natasha. “Karena jujur harusnya ada pembukaan cabang lagi dalam waktu dekat, tetapi ada berita baru ini cukup langsung membuat kami bingung untuk apa langkah yang harus diambil selanjutnya.”

Ilham menyadari keputusan ini memang diambil untuk kepentingan bersama, namun dia tetap menghadapi kenyataan mengatur keuangan yang terancam menurun.

“Sudah pusing mengatur cashflow di toko, belum balik 100 persen sudah drop lagi,” tutur Ilham.

“Saya sih sebisa mungkin memenuhi semua hak mereka, tapi sampai kapan kita sanggup bertahan?” (NY/Ant)

Leave a Reply