Home Hukum Jaksa Agung ST.Burhanuddin Bantah Dirinya Pernah Komunikasi dengan Djoko Tjandra

Jaksa Agung ST.Burhanuddin Bantah Dirinya Pernah Komunikasi dengan Djoko Tjandra

67
0

JAKARTA, (BERITASATOE.COM) – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanuddin membantah jika dirinya pernah berkomunikasi dengan terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

“Tidak pernah ada komunikasi antara saya dengan terpidana Djoko Tjandra. Saya sama sekali saya tidak mengenal yang namanya Djoko Tjandra,” kata Jaksa Agung ST. Burhanuddin dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI secara fisik dan virtual di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis lalu.

Dirinya juga mengaku tidak pernah memerintahkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari untuk menangani perkara kasus Djoko Tjandra.

Perkara Djoko Tjandra tinggal eksekusi sehingga tidak ada upaya-upaya hukum lain.
“Ini hanya tinggal eksekusi, kalau ada yang menyatakan ‘ini bisa PK’, alangkah bodohnya¬† jaksa tersebut. Sudah ada putusan, tinggal dilaksanakan, sehingga tidak ada alasan lagi bagi Jaksa untuk lakukan PK,” ujarnya.

Jaksa agung juga mengatakan, Kejaksaan dalam menangani perkara kasus Pinangki secara terbuka dan dirinya tidak pernah menyampaikan apapun kepada penyidik.

“Saya minta lakukan dengan terbuka bahkan untuk dakwaan yang menyebut nama saya, saya tidak peduli. Kami terbuka lakukan penyidikan, dan teman-teman sudah lakukan itu,” ujarnya.

Jaksa Agung juga membantah kedekatannya dengan Andi Irfan Jaya yang diduga sebagai perantara pemberi suap dari Djoko Tjandra ke Pinangki.

Burhanuddin mengatakan dirinya mengenal Irfan Jaya ketika menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan saat itu Irfan mengaku sebagai aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat. Dan sejak saat itu saya tidak pernah lagi berhubungan dengan yang bersangkutan.

Sebelumnya dalam Raker tersebut, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar Supriansa meminta penjelasan Jaksa Agung apakah benar pada saat Pinangki bertemu Djoko Tjandra, yang bersangkutan sempat video call dengan terpidana kasus tagih Bank Bali itu menggunakan gawai milik Pinangki.

Hal itu menurut dia harus dijawab Jaksa Agung agar tidak menjadi pertanyaan dan fitnah yang ada di publik karena selama ini belum diungkap kebenarannya. (Red/Ant)

Sumber : Antaranews

Leave a Reply