Home Hukum Dokter Aborsi Tahanan Polda Metro, Meninggal Karena Covid-19

Dokter Aborsi Tahanan Polda Metro, Meninggal Karena Covid-19

181
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun

JAKARTA, (BERITASATOE.COM) – Seorang Dokter dengan inisial SWS yang ditahan polisi di Mapolda Metro jaya atas tuduhan melakukan praktik aborsi ilegal di klinik Jalan Raden Saleh I Kenari, Senen, Jakarta Pusat sejak Senin (3/8) dilaporkan meninggal dunia karena tertular COVID-19 berdasarkan hasil laporan tim medis Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Berdasarkan keterangan pihak Humas Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, AKBP Kristianingsih, di Jakarta, Rabu (29/09).Yang bersangkutan meninggal jam 09.00 WIB di ruang gawat darurat RS Polri.

“Ya betul, pasien berinisial SWS tersebut meninggal pagi jam 09.00, meninggal karena Covid-19,” ujar Kristianingsih saat dikonfirmasi penyebab SWS meninggal.

Dikutip dari Antaranews, sebelumnya SWS (84) tersebut ditangkap bersama dengan 16 tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam praktik aborsi ilegal.

Kasus klinik aborsi ini terungkap setelah jajaran Polda Metro Jaya menyelesaikan kasus pembunuhan berencana terhadap warga Taiwan.

Dari 17 tersangka yang ditangkap, enam tersangka di antaranya merupakan tenaga medis. Mereka terdiri atas tiga dokter, satu bidan dan dua orang perawat.

Sementara empat tersangka lain berperan sebagai pengelola klinik yang memiliki tugas untuk negosiasi, penerimaan dan pembagian uang.

Penyidik Polda Metro Jaya memperkirakan klinik tersebut sudah beroperasi selama lebih dari lima tahun dan menggugurkan rata-rata lima sampai tujuh janin setiap hari. (BS/Ant)

Leave a Reply