Home Daerah Asep-asep : Perubahan Itu Bukan Ganti Bupati Lama Oleh Yang Baru,Tapi Bibit...

Asep-asep : Perubahan Itu Bukan Ganti Bupati Lama Oleh Yang Baru,Tapi Bibit Bobot Bebet Program Real

113
0

KAB. BANDUNG, (Beritasatoe.com) – Menyimak obrolan rilek pasosore sambil ngopi antara 4 tokoh Asep, sebut Asep Buchori, Asep Badrun, Asep Iyep dan satunya lagi Asep Barna, menjadi menu wawancara menarik awak media bersama mereka, disalah satu Cafe terkenal di Jn. Cijagra Bubat, Jum’at sore (23/10/20)

Bobot obrolan yang menarik diantara mereka, terkait dalam menganalisa latar belakang calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung peserta Pilkada 2020, baik dari pengalaman kiprahnya dimasyarakat baik di segi kepemimpinan, organisasi, profesi dan latar belakang pendidikan.

Ruh visi misi kesamaan dari obrolan mereka berempat, tentang bagaimana mengaktifkan komunitas agar miliki pengaruh informasi cerdas yang bisa sampai ke masyarakat, hingga mampu menyeleksi, mendukung dan memilih calon Bupati Bandung yang terang benderang kedepannya, dalam jargon “Save Kab. Bandung” menuju perubahan lebih baik.

Perumpamaan contoh permasalahan sederhana obyektif, diungkapkan Asep Buchori yang menganalogikan dengan masalah korek gas yang mati, apa yang perlu diperbaikinya hingga bisa nyala kembali?

“Maka analisanya bisa Gasnya habis, atau batu korek nya yang lepas atau susut, bisa juga roda nya macet, perbaiki disitu, bila itu terpenuhi dijamin korek gas akan nyala kembali, bukannya sibuk membicarakan warna korek gasnya, yang warna kuning diganti hijau, atau putih biru atau yang lain lainnya” terang Asep Buchori.

“begitulah dengan perumpaan mensolusikan masalah kabupaten Bandung, bisa diumpakan masalah korek gas yang mati, lalu dicari solusinya yang tepat obyektif, sehingga Korek Gas bisa nyala kembali” pungkasnya.

Asep Badrun, Asep Iyep dan Asep Barna, menjawab lugas saat ditanya awak media, tentang apa kriteria yang dimaksud dengan perubahan kabupaten Bandung menuju lebih baik, istilah kerennya yang viral di sosmed “Save Kab. Bandung?

“Perubahan kepemimpinan Kab. Bandung, bukanlah berubahnya pergantian Bupati yang lama menjadi Bupati yang baru, lalu harapan baru, ironis bila begitu, itu bukanlah perubahan kab. Bandung yang subtansial” jawab Asep Badrun.

“Pasnya carilah metode dan sistem kebijakan apa, baik program maupun peraturan pemerintah yang belum berubah menuju lebih baik di kab. Bandung ini? tentang apa itu masalahnya?, jawaban gak cukup sekedar Pencitraan sesaat senangkan rakyat sesaat” jawab Asep Iyep.

“Yaa carilah akar masalah secara cermat, begitupun dengan akar masalah kab. Bandung ini, yaa ambil contoh seperti masalah korek gas yang mati tadi, dicarikan solusi atasi penyakitnya, hingga bisa nantinya nyala kembali” jawab Asep Barna menimpali.

Kesimpulan akhir dari gelar obrolan Asep- Asep dalam analisa Ipoleksosbud,, terhadap para Paslon Bupati Bandung ini, dicatat Tim Media kami.

“Perubahan Itu bukan ganti Bupati Bandung yang lama diganti oleh yang baru, seolah harapan baru, tapi sarat pencitraan rayuan kilat, tapi Bibit Bobot Bebet Program Real dan latar belakang kepemimpinan dan kebijakan visi missi calon itu sendiri, siapapun itu calonnya” pungkas mereka koor.

 

Reporter : Yudika

Leave a Reply