Home Bogor Raya Terkait Pelaporannya, Rindiawan Penuhi Panggilan Polres Bogor

Terkait Pelaporannya, Rindiawan Penuhi Panggilan Polres Bogor

66
0

BOGOR, (Beritasatoe.com) – Tindak lanjut atas laporan R. Rindiawan terhadap inisial (LY) atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik ke Kepolisian Resort (Polres) Bogor telah bergulir ke tahap penyelidikan.

Usai di mintai keterangan, didampingi pengacaranya Ruby Falahadi,SH, Rindiawan menunjukan surat panggilan polisinya di Mako Polres Bogor, Jum’at (30/10).

R. Rindiawan melalui pengacaranya Ruby mengatakan pemanggilan itu, terkait Berita Acara Interogasi, (BAI), ucap Ruby.

“Tadi sedikitnya ada 13 keterangan yang kita berikan terkait laporan dugaan tindakan pelanggaran pada Undang-Undang ITE. Pihak kepolisian telah menganalisa dan memberikan pasalnya (untuk pelaku),” kata Ruby.

” Menurut pandangan saya selaku Lawyer, pelaporan terhadap LY tersebut, unsur (pidana) nya pasal 184 KUHAP sudah terpenuhi. Adanya dua alat bukti sudah cukup, baik lisan atau tulisan,” terangnya.

Ruby juga menambahkan, dari pihaknya sebagai advice, demi hukum dan undang-undang. Siapapun yang bersalah, siapapun yang membuat tindakan pidana, itu harus dihukum, imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, cerita Rindiawan sebelum didampingi pengacaranya, bermula Rindiawan diminta membantu inisial ME untuk mengurus sertifikat tanah LY, “Kepengurusan sertifikat hilang,” kata Rindi.

“Keterangan yang saya dapat ternyata tidak sesuai dengan keterangan yang sebenarnya, karena Sertifikat itu bukan hilang tapi sudah di lelang.. lantas kenapa memaki-maki ibu saya..,” kata Rindiawan Geram.

Lanjut dia menjelaskan, bukan hanya penghinaan kepada ibunya, selain memaki ibunya, LY juga telah mencemarkan nama baik Rindiawan, “bukan cuman ibu saya, tapi melalui Telepon Selulernya lebih parah lagi malah.. karena itulah saya ambil tindakan (melapor ke polisi),” ucap R. Rindiawan.

Menurut dia, LY menyerang ibu Rindiawan dengan lisan, LY melontarkan kata-kata yang tidak pantas hingga ibu Rindiawan pun menangis terisak-isak. kata dia, Kejadian itu di saksikan tetangga disekitar rumahnya dan ME.

R. Rindiawan menegaskan bahwa ibunya tidak ada kaitan apapun tentang pekerjaan yang sedang ia kerjakan, “Kenapa ibu saya jadi sasaran,” katanya.(San/tyr).

Leave a Reply