Home Bogor Raya Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Pabuaran 01 Minim Pengawasan

Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Pabuaran 01 Minim Pengawasan

161
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun

BOJONGGEDE, (Beritasatoe.com) — Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Pabuaran 01 Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor minim pengawasan.

Pasalnya sejak awal pelaksanaan penggalian lobang hingga pengecoran tiang, sampai saat ini pihak sekolah belum menerima Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari pihak pelaksana proyek.

“Sampai saat ini, saya belum menerima RAB dari pihak pelaksana, baru gambar kegiatan doank,” ungkap Albahrul, Spd Kepala Sekolah SDN Pabuaran 01 kepada awak media ini, Kamis (05/11).

Keterangan: Papan kegiatan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Pabuaran 01 (photo/Santo)

Bahrul mengatakan, bahkan hingga kini dirinya belum pernah ketemu dengan pihak kontraktor ataupun Konsultan pengawasnya.

“Pihak kontraktor dan konsultan pengawas belum pernah ketemu dan menghadap ke kami selaku kepala sekolah. Saya pernah sampaikan kepada mandor di lapangan untuk bisa ketemu dengan pihak pelaksana sekaligus untuk memintakan RAB nya, namun sampai sekarang belum juga ketemu,” tutur Bahrul.

“Sempat juga saya mintakan kontak persons nya ke mandor tapi tidak dikasih. Sekarang pertanyaannya bagaimana caranya kami pihak sekolah turut mengawasi kegiatan pelaksanaan proyek tersebut, jika kami tidak tau dan tidak pegang RAB nya,” keluh Bahrul.

Sementara itu Wanto selaku mandor pada kegiatan tersebut saat dikonfirmasi awalnya mengatakan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan itu sudah sesuai dengan gambar yang ada, namun ketika dimintakan gambar nya, ia baru mengakui jika tidak ada kesesuaian pada ukuran besi untuk tiang utamanya.

Dimana berdasarkan gambar seharusnya memakai besi ulir ukuran 16inc namun faktanya dituang yang sudah berdiri tersebut diselipkan 2 buah besi ukuran 12inc.

“Iya pak maaf saya salah, ternyata digambarnya tidak ada ya keterangan besi untuk tiang itu ukuran 12inch,” kata Wanto

Nanti akan kita ganti pak dengan memotong bagian besi yang belum kena cor an nya saja, imbuh wanto.

Sebagai catatan berdasarkan pengakuan kepala sekolah yang diamini oleh Wanto selaku mandor, kegiatan pekerjaan yang sudah berlangsung sekitar 10 harian tersebut , pihak konsultan pengawas yakni dari PT. Reka Cipta Kreasindo baru sekali datang untuk melakukan pengawasan. (San)

Leave a Reply