Home Daerah Diduga Asal Jadi Proyek DAK SDN 4 Simpang Pematang dipertanyakan

Diduga Asal Jadi Proyek DAK SDN 4 Simpang Pematang dipertanyakan

202
0

MESUJI, (Beritasatoe.com) – Demi memajukan mutu sarana dan prasarana di dunia pendidikan  pemerintah pusat,provinsi dan daerah memberikan bantuan dana alokasi khusus (DAK), untuk sekolah tingkat TK,SD,Smp, dan SMA /SMK, tetapi sayang amanah yang di berikan pemerintah untuk memajukan mutu pendidikan, diduga menjadi ajang korupsi demi memperkaya diri menumpuk kekayaan tanpa menghiraukan amanah yang di berikan pemerintah, seperti hal nya yang terjadi di SDN 4 Simpang Pematang yang mendapatkan bantuan dana alokasi khusus (DAK)  dari pemerintah , terkesan perkerjaanya tidak transparan  tanpa ada plang proyek, dan pengerjaan bangunanya asal jadi tidak sesuai  juklak dan juknisnya.

Keterangan: Darsono Kepala Sekolah SDN 4 Simpang Pematang (photo/dokBS)

Kepala sekolah SDN 4 simpang pematang Darsono sebagai penanggung jawab pekerjaan menyatakan , di tahun 2020 ini kita mendapatkan bantuan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah, untuk rehab ruang kelas dengan besar pagu anggaran Rp.460.000.000,  saat ini pengerjaannya sudah 90 %, dan  lagi tahap finising, ungkapnya.

Saat dipertanyakan tidak adanya plang proyek , darsono menjelaskaan “waktu itu plang proyek nya ada tetapi mungkin pas waktu  kita bersih-bersih mungkin di bawa tukang pembersihnya “kilahnya.

Lanjutnya,  saat dipertanyakan terkait sebagian bangunan dinding ruang kelas  yang belum di plaster dan di aci  sudah di cat dan dinding bangunan sekolah yang miring, darsono menyatakan bangunan itu gak masalah dan layak untuk dipergunakan , kita mengerjakannya sudah sesuai  juknis gambar nya, bebernya.

Disisi lain Aris sebagai konsultan pengawas dinas pendidikan  menjelaskan, “memang benar mas, perkerjaan rehab ruang kelas  SDN 4 simpang pematang  tidak memasang plang proyek dan pengerjanya di sebagian dinding belakang sekolah ada yang belum di plaster dan di aci sudah sudah di cat, dan bagian dinding ada yang miring,” ungkapnya (12/11).

Lanjutnya aris, “kita sudah memperingatkan  dan memberi memo kepada  pihak kepala sekolah  darsono,untuk memasang plang proyek dan memperbaiki  bangunan dinding sekolah yang tidak sesuai dengan juknis gambarnya, apa lagi perkerjaan itu belum serah terima dari dinas kenapa plang proyek sudah tidak di pasang,” cetusnya” ( irwansyah)

Leave a Reply