Home Bogor Raya Kadinkes Panggil Pihak RS Swasta yang Tolak Antar Jenazah

Kadinkes Panggil Pihak RS Swasta yang Tolak Antar Jenazah

66
0

CIBINONG, (Beritasatoe.com) – Menindaklanjuti video viral tentang jenazah yang di bawa oleh kendaraan roda dua (motor), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah melakukan teguran kepada salah satu Rumah Sakit Swasta terkait tidak diberikannya mobil ambulance untuk mengantarkan jenazah Muhammad Dito Candra Wijaya anak berusia 4 tahun dari Bapak Jaya dan Ibu Castini yang beralamat di Kp. Kaum RT 006 RW 002 kelurahan Karang Asem Kecamatan Citeureup, pada Minggu (22/11).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bogor, Drg. Mike Kaltarina mengatakan telah memanggil pihak RS Swasta tersebut.

“Sudah saya lakukan pemanggilan dan teguran terhadap pihak rumah sakit kedepannya tidak melakukan tindakan menolak mengantar jenazah dengan ambulance,” katanya.

Lurah Karang Asem Barat Wahyudi menjelaskan bahwa awalnya pada Jumat (20/11/2020) lalu, almarhum mengalami sakit panas. Kemudian pada Minggu (22/11/2020) kondisi kesehatannya semakin parah lalu dibawa ke rumah sakit.

“Pada hari Minggu tanggal 22 November 2020 kondisi yang bersangkutan sudah lemas. Pukul 07.00 WIB dibawa ke RS Insani dan dokter menyatakan bahwa anak tersebut sudah meninggal,” terang Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/11/2020).

Keluarga almarhum yang tak langsung percaya membawa almarhum ke rumah sakit lain. Setelah dikonfirmasi, keluarga baru percaya bahwa almarhum sudah meninggal dunia.

Keluarga almarhum kemudian meminta ambulance kepada pihak rumah sakit namun rumah sakit ini mengaku bahwa ambulance khusus jenazah tidak tersedia yang ada hanya ambulance khusus yang sakit.

Keluarga almarhum kemudian berupaya menyewa sebuah angkot untuk membawa jenazah, namun saat mengurus surat, angkot tersebut malah kabur.

Akhirnya terpaksa jenazah almarhum dibawa pulang menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor oleh dua orang tetangga keluarga almarhum.

“Akhirnya jenazah dibawa oleh kendaraan roda dua yang dikendarai oleh Poniman dan yang menggendong adalah Haryanto. Mereka adalah tetangga keluarga almarhum,” ungkapnya. (Red)

Leave a Reply