Home Daerah Lsm dan Media, Laporkan Apdesi Kabupaten Sukabumi Ke Polisi

Lsm dan Media, Laporkan Apdesi Kabupaten Sukabumi Ke Polisi

284
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun

SUKABUMI , (Beritasatoe.com) – Aksi tidak terpuji para Oknum Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi yang telah menposting video viral provokatif di media sosial dengan memuat ujaran kebencian terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (Lsm) dan Awak Media, memancing reaksi keras hampir seluruh lembaga kontrol sosial baik dari Organisasi Masa (Ormas), Lsm maupun Media dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Akibatnya, sejumlah Lsm dan Media, Rabu (25/11/2020) dari berbagai daerah di antaranya dari Bogor, Cianjur, Tangerang, Bekasi dan Sukabumi sendiri secara serentak mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi untuk menggelar aksi unjuk rasa sekaligus membuat Laporan Polisi ( LP).

Keterangan: Bukti tanda terima laporan LSM dan Media ke Polres Sukabumi (dok / BS)

Lsm Gapura dengan Ketua Umum DPP nya Hakim Afandi Lukman sekitar pukul 14.30 Wib telah menyerahkan Laporan Pengaduan (LP) ke Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sukabumi dengan nomor: 074 / LSM / DPP – GPR / RI / I / 011/020 yang diterima oleh Petugas Piket Satreskrim Sukabumi Brigadir Endang Rodian. Berbagai lembaga media seperti PSN, Kowasi, PWRI, Ipji, juga telah melakukan hal yang sama.

“Kami dari DPP Lsm Gapura telah melaporkan atas tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, pecemaran nama baik, serta perbuatan ujaran kebencian yang dilakukan para oknum kepala desa yang mengatasnamakan apdesi yang dikomandoi oleh saudara Ojang Afandi kades Jambe Nengang Kecamatan Kebon Pedes, ke satreskrim polres sukabumi. Dua point tuntutan kami, yakni mereka harus membuat video krarifikasi dan permintaan maaf, yang kedua proses hukum harus tetap berjalan”, ujar Akim

Sementara itu, Ketua Umum PSN Iwan Sugianto, didampingi Ketum Kowasi Suyudi serta perwakilan Kowasi Pejampangan Irwan, secara bersama menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan para oknum kades itu sebuah tindakan yang merendahkan marwah lsm dan awak media sebagai kontrol sosial.

“Kami dari PSN, Kowasi, PWRI serta lembaga media lainnya secara bersama telah membuat pelaporan ke polres sukabumi. Kami akan tunggu tiga sampai empat hari untuk pemanggilan para saksi. Kami akan proses hukum kasus ini tidak akan main – main”, tandas Irwan.

Perlu diketahui publik, ujaran kebencian yang disampaikan secara bersama – sama para oknum anggota anggota Apdesi Kabupaten Sukabumi melalui video berdurasi 26 detik itu bernada provokatif dan secara terang – terangan buka konfrontasi terhadap Lsm dan Media. Video tersebut dibuat di area kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi. Isi pernyataan para oknum kades di Kabupaten Sukabumi itu isinya, “Kami kepala desa kabupaten sukabumi yang tergabung dalam apdesi sukabumi yang melawan terhadap lsm dan media yang selalu ngobok – ngobok kepala desa”, ujar Ojang Afandi, kades Jambe Nengang selaku ketua 1 Apdesi Kabupaten Sukabumi yang diikuti oleh para oknum kades lainya. ( Egy )

Leave a Reply