Home Ekonomi PENGMAS SKSG UI : GELAR PELATIHAN OPTIMALISASI IPTEK KEPADA PULUHAN PELAKU UMKM

PENGMAS SKSG UI : GELAR PELATIHAN OPTIMALISASI IPTEK KEPADA PULUHAN PELAKU UMKM

185
0

JAKARTA, (Beritasatoe.com) – Program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan (KPP) Sekolah Kajian Strategik Global (SKSG) dan Direktorat Riset dan Pengembangan Universitas Indonesia (UI) menggelar program Pengabdian Masyarakat (Pengmas) SKSG UI dengan skema tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ( IPTEK) di gedung IASHT, Salemba, Jakarta Pusat (28-29 / 11).

Giat tersebut merupakan salah satu upaya memberikan solusi kepada peserta, yaitu perwakilan dari komunitas pedagang kaki lima Banjir Kanal Timur (BKT) untuk diberikan pelatihan aplikasi Google Form dengan sarana sederhana, tidak rumit, melalui HP berbasis android yang mereka miliki.

Ket. Foto:
~ Program Studi KPP SKSG bersama Direktorat Riset dan Pengembangan Universitas Indonesia (UI) menggelar program Pengabdian Masyarakat (Pengmas) SKSG UI dengan skema Ilmu Pengetahuna dan Teknologi (IPTEK) kepada puluhan PKL dari wilayah BKT Jaktim di gedung IASHT Salemba Jakarta Pusat.

“diharapkan dari hasil pelatihan ini, para PKL mampu mengoptimalkan manfaat HP android tidak hanya untuk mencari informasi dan komunikasi, namun mampu membuat format layanan pesanan produk atau jasa menarik lebih, produk / jasa baru yang mereka miliki. Bahkan diharapkan mampu melakukan transfer pengetahuan ilmu pengetahuan pelatihan pada sesama pedagang, “ungkap Dr. Chotib M.Si, Ketua Program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan SSKG UI, kepada media ini, Sabtu (28/11).

Menurut Chotib, yang juga Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat ini, acara pembukaan giat yang akan diberikan oleh Ir. Elisabeth Ratu Rante Allo, MM, Kepala Bidang UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi DKI Jakarta, kemudian Dr. Faransyah Agung Jaya, SE, MSF, ACC, Wiranesia Foundation dan anggota Dewan Riset Daetah (DRD) Provinsi DKI Jakarta dan Dr. Hj. Beti Nurbaiti, STP, ME, mahasiswa S3 dari SKSG UI yang juga Dosen Univ. Bhayangkara Jaya.

“Selain itu adapula dua mahasiswa yang akan memberikan praktikum cara-cara pemasaran digital melalui media sosial berbasis platform smarphone. Yaitu Alwan Fauzan, mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Brawijaya dan Athifa Naziha mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia,” ungkap Chotib.

Chotib memaparkan perlunya meningkatkan kapasitas para pedagang kaki lima atau pelaku UMKM seperti yang ada di BKT Jakarta Timur, melalui pemanfaatan teknologi informasi. Namun karena banyak penduduk masih rendah dalam aksesibilitas terhadap internet, lanjutnya,maka dilakukan perlu pelatihan bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan HP yang mereka miliki untuk meningkatkan jangkauan pemasaran yang lebih luas.

Karena memang tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu para pelaku UMKM Memperluas pasar dan meningkatkan omset usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, “bebernya.

Salah satu pemateri, Dr. Faransyah anggota DRD Provinsi DKI Jakarta dan Pendiri Wiranesia Foundation mengungkapkan, dari hasil riset saat ini, 37% pelaku UMKM sama sekali tidak memiliki akses internet, baik melalui komputer atau smartphone. Sedangkan 36% memiliki akses internet namun tidak digunakan untuk penjualan produk. “hanya 18% menggunakan jejaring sosial untuk penjualan produk dan hanya 9% yang serius menjual produk melalui jejaring sosial yang terintegrasi melalui platform e-commerce dari 57,9 juta pelaku UMKM, “paparnya.

Faransyah pun mengajak peserta pelatihan untuk melakukan transformasi kewirausahaan digital. Transformasi teraebut, sambung Faransyah, dapat dilakukan para pelaku UMKM melalui transformasi mental. “Pelaku UMKM harus mampu mencabut gagap mental tekhnologi (gaptek) dan harus segera melakukan transformasi pola fikir, yaitu membangun pola fikir kewirausahaan digital.” Pungkasnya. ( Rie / San ).

Leave a Reply