Home Nasional Tingkatkan Mutu Produk Pertanian, TaniFund Berkolaborasi dengan Malindo

Tingkatkan Mutu Produk Pertanian, TaniFund Berkolaborasi dengan Malindo

30
0

JAKARTA, (Beritasatoe.com) – TaniFund, startup peer-to-peer lending yang bergerak dalam pembiayaan sektor agrikultur dan pangan kembali melakukan kolaborasi untuk memperkuat langkah dalam menyelesaikan permasalahan pendanaan yang dihadapi oleh petani.

Bertempat di Ruang Victory 1, Hotel Ciputra Jakarta, pada Senin 30 November 2020, TaniFund (PT Tani Fund Madani Indonesia) dan Malindo (PT Malindo Agrotek Perkasa) bersama-sama menandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam penyediaan peralatan dan perlengkapan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan peralatan pertanian bagi para petani binaan TaniFund. Mereka juga akan mendapatkan pesawat nirawak (Drone) untuk membantu proses penyiraman, hingga penyemprotan pestisida secara tepat.

Edison Tobing, Direktur TaniFund mengatakan bahwa langkah ini berdampak baik dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pertanian. “Dengan memberikan peralatan dan perlengkapan pertanian bagi petani, kami turut serta dalam penerapan sistem non-tunai. Petani tidak perlu lagi takut menyimpan uang pendanaan dan juga tidak perlu lagi mengeluarkan usaha lebih dalam mencari dan membeli berbagai kebutuhan untuk proses kultivasi mereka. Sehingga mereka bisa berfokus pada proses yang dapat meningkatkan kualitas produksi mereka,” ucap Edison, (03/12).

Sejalan dengan Edison, Herry Theo, Direktur Malindo mengatakan bahwa kolaborasi ini akan berdampak baik bagi para petani. “Dengan kolaborasi ini dan adanya komitmen untuk terus memperbesar usaha bersama ke depannya, saya percaya Malindo dan TaniFund dapat turut serta dalam peningkatan kesejahteraan petani. Ini hanya langkah awal saja,” ungkap Herry Theo.

TaniFund dan Malindo sepakat bahwa apa yang dilakukan bersama ini akan bermuara terhadap peningkatan kualitas pertanian dan para petani Indonesia. Untuk mewujudkan misi tersebut, TaniFund juga menambahkan bahwa upaya ini tidak cukup hanya dengan pemberian peralatan dan perlengkapan pertanian, melainkan juga harus didukung dengan pemberian edukasi kepada para petani binaan dalam menggunakan peralatan pertanian tersebut secara efektif.

Dengan mengedukasi para petani secara berkala, efisiensi dan efektivitas akan lebih mudah tercapai. Contohnya, para petani tidak hanya akan mendapatkan pinjaman drone untuk penyiraman dan penyemprotan pestisida, tetapi juga akan mendapatkan pelatihan mengenai bagaimana cara mengoperasikannya secara tepat.

Sekilas tentang TaniFund

TaniFund (Bagian dari TaniHub Group) adalah sebuah platform peer-to-peer lending yang membawa misi untuk menyelesaikan masalah pendanaan yang dihadapi oleh para petani. Platform ini mempertemukan masyarakat dengan para petani lokal melalui pinjaman modal produktif dengan risiko terukur yang berdampak sosial.

Didirikan pada tahun 2017, saat ini TaniFund sudah menyalurkan pendanaan sebesar Rp164,87 miliar (Per tanggal 30 November 2020) dan membina lebih dari 2.000 petani. Melalui pendanaan di TaniFund, masyarakat membantu membangun akses permodalan untuk kesejahteraan petani lokal.

Sekilas tentang TaniHub Group

TaniHub Group terdiri dari TaniHub, TaniFund, dan TaniSupply dan memiliki visi “Agriculture for Everyone” atau “Pertanian untuk semua”, yang diwujudkan dengan mempercepat dampak positif dalam sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Agriculture (Pertanian), Technology (Teknologi), dan Social Impact (Dampak Sosial) adalah tiga pilar utama perusahaan dalam menciptakan ekosistem untuk menata ulang sektor pertanian di Indonesia.

TaniHub adalah platform e-commerce B2B (Business-to-Business) dan B2C (Business-to-Consumer) untuk hasil tani, bertujuan untuk menghubungkan petani dengan berbagai jenis usaha serta end-user. TaniHub didirikan pada pertengahan 2016 oleh sekelompok anak muda yang berkeinginan kuat untuk mendukung petani yang menghadapi kesulitan dalam memasarkan hasil panen mereka.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya TaniHub, para pendiri kemudian melihat bahwa petani tidak hanya membutuhkan akses terhadap pasar, tetapi juga akses terhadap permodalan. Maka pada 2017, TaniFund pun didirikan sebagai solusi permasalahan pendanaan yang dihadapi petani. Dua tahun kemudian, TaniSupply terlahir untuk mengatasi permasalahan supply chain.

Dengan ketiga unit tersebut, TaniHub Group berharap dapat mewujudkan cita-cita ketahanan dan kecukupan pangan di Indonesia . (Red)

 

Leave a Reply