Home Bogor Raya Segudang Pelanggaran Perda di Duga Dilakukan Pengelola Kafe Bree

Segudang Pelanggaran Perda di Duga Dilakukan Pengelola Kafe Bree

200
0

CIJERUK, (Beritasatoe.com) – Kafe bree di kawasan Desa tanjungsari, Kecamatan Cijeruk yang berselebahan dengan resto puyuh bakar, selain diduga melanggar peraturan tata bangunan, juga melanggar Pembatasan Skala Besar transisi dalam melakukan pengelolaan usahanya.

Pasalnya, selama PSBB pertama saat pandemi covid – 19 melanda seantero Nusantara, obyek wisata kuliner itu tetap menjalankan usaha kulinernya tanpa menerapkan protokol kesehatan covid – 19. Dengan tidak menjaga jaga antar pengunjung, tanpa menggunakan masker dan tidak menyediakan alat cuci tangan maupun menyediakan handsanitizer di lokasi usahanya.

Pelanggaran lainnya terkait ijin usaha dan koofosien bangunan yang nyata kasat mata melanggar garis sepadan jalan. Bahkan Ijin Mendirikan Bangunan yang patut dipertanyakan.

Baca juga: Makanan dan Minuman Kafe Diduga Tidak Higienis, Oknum Mengaku Wartawan Jadi backing Pengusaha

Hal lain yang dikeluhkan warga yakni pembangunan resto dan dam penahan air di aliran sungai dibawah jembatan milik pengembang usaha dilakukan sepihak di bawah jembatan gantung, tanpa menempuh kajian tehnik dari dinas terkait, yang dampaknya memicu bencana longsor di aliran sungai dibawah aliran sungai yang memicu longsornya di beberapa tebingan dialiran bawah sungai.

Baca juga : Dana Bantuan UMKM di Desa Gintung Cilejet diduga Disunat

 

Kondisi ini membuktikan bahwa kepala desa sebagai ketua gugus tugas penanggulangan dan penindakan akan kasus korban dan titik titik rawan dalam penyebaran virus corona tingkat desa, juga camat, serta kapolsek selaku ketua gugus tugas covid – 19 ditingkat kecamatan, dipastikan mandul tak berfungsi. Bahkan disinyalir ada pembiaran dalam hal itu. Sangat berbanding terbalik dengan usaha kuliner diwalayah lain yang ditindak tegas oleh aparatur pemerintan maupun institusi kepolisan lainnya. Sabtu (5/12)

Dilokasi Reza Personal Menezer memgatakan,” Kalau untuk masalah perijinan saya tidak bisa jawab, karena saya disini hanya pengelola operasional bukan ngelola perijinan. karena untuk perijinanmya sendiri ini lagi proses malahan kita udah kordinasi dengan pihak Kecamatan dan pak Camatnya sendiri yaitu pak Sujana udah kesini. Jelas Reza.

Dilokasi berbeda Wilman sebagai Danton Pol PP Kecamatan Cijeruk disaat dikonfirmasi Melalui pesan WA berkomentar, “Kalau kemaren-kemarin sudah ada kunjungan dari kecamatan Sebelum dibuka usaha. KKalau IMB sedang dalam pengurusan. Biar jelas coba tanya langsung aja bang, Atau ke pelayanan di kecamatan. Jelas Hilman. (Tim/Red)

Leave a Reply