Home Bogor Raya Puluhan Peserta Famtrip 2020 Kabupaten Bogor Singgahi Telaga Saat Titik Nol Kilometer...

Puluhan Peserta Famtrip 2020 Kabupaten Bogor Singgahi Telaga Saat Titik Nol Kilometer Kali Ciliwung

55
0

BOGOR, (Beritasatoe.com) – Para peserta Farmtrip 2020 yang gelar oleh Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Bogor bekerjasama dengan PT Sayaga Wisata yang memulai tripnya dari titik start Kantor Kadin Kabupaten Bogor, singgah ke GOR Pakansari lalu ke Sirkuit Internasional Sentul, Senin pagi (07/12).

Trip pun berlanjut, setelah bermalam di bukit Paseban dan meninjau lokasi Curug Cibulao, kali ini puluhan peserta diajak menyambangi lokasi wisata nan indah, yakni Telaga Saat kini telah bertransformasi menjadi lokasi yang sangat indah.

Pasalnya, untuk menuju ke lokasi telaga itu wisatawan yang datang akan terlebih dulu menikmati jalur bebatuan sepanjang 1-2 kilometer untuk sampai ke lokasi tersebut.

Keterangan: jalan menuju lokasi Telaga Saat yang berliku dengan panorama alam perkebunan teh yang memanjakan sepanjang mata memandang. (Photo/san)

Panitia acara Farmtrip 2020, Robby Suhendra menjelaskan, asal usul dari nama Telaga Saat meskipun airnya tetap ada untuk telaga ini dulunya dinamakan sebagai telaga warna, karena dulu yang airnya debitnya pernah kering atau saat (bahasa Sunda, red) sewaktu musim kemarau tiba.

“Karena penduduk sini juga menyebutnya selalu saat atau kering, sehingga sampai sekarang dikenal sebagai telaga Saat, meski pun dulunya lebih dikenal sebagai telaga warna,” kata Robby kepada wartawan saat dilokasi, Selasa (08/12).

Keterangan: Telaga Saat yang mempesona dengan latar belakang pegunungan, menambah segar mata memandang, ditambah hawa sejuk khas pegunungan membuat wisatawan betah berlama-lama di lokasi. (Photo/san)

Ia menambahkan, untuk luas lokasi wisata Telaga Saat kurang lebih seluas 1500 hektare. Dan kedalamannya sendiri, mulai dari 1 sampai 1,5 meter.

“Ini luas 1500 hektare ya untuk luas lahan telaga Saat, dan dengan kedalaman 1-1,5 meter. Namun, kalau hujan tiba kedalamannya bisa capai 2 meter,” ungkapnya.

Lebih lanjut Robby memaparkan, telaga saat yang juga merupakan lokasi dari penampungan air ketika hujan turun itu, menjadi titik nol kilometer air yang mengarah aliran sungai Ciliwung.

“Jadi aliran air yang ada di Ciliwung itu berasal dari Telaga Saat ini sebagai titik nol nya Ciliwung. Serta lokasi wisata ini hanya diperkenankan sebagai tempat berfoto-foto bagi wisatawan yang datang,” pungkasnya. (San/rl)

Leave a Reply