Home Bogor Raya Pemcam Cigombong Laksanakan Sosialisasi Sertifikasi CHSE

Pemcam Cigombong Laksanakan Sosialisasi Sertifikasi CHSE

35
0

CIGOMBONG, (Beritasatoe.com) – Menindaklanjuti program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Pemerintah Kecamatan bersama unsur tripika Cigombong serta para kepala desa melaksanakan Sosialisasi Sertifikasi Cleanliness, Helalth, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) yang artinya Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan. Kegiatan itu dilaksanakan di aula gedung SMK Bambu Pasundan Cigombong, Senin (14/12).

Dalam paparanya, Minarso, Camat Cigombong menjelaskan bahwa program tersebut dilatar belakangi oleh adanya wabah pandemi Covid – 19. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan, kesehatan dan keselamatan. Perubahan perilaku dan permintaan wisatawan, dunia pariwisata harus bersiap diri memberikan jaminan CHSE serta standar untuk produk dan pelayanan bersih, sehat, aman dan lestari.

Lebih lanjut Minarso mengatakan Indonesia Care adalah upaya Indonesia untuk menjamin bahwa usaha dan destimasi pariwisata di indonesia dengan mengutakan kebersihan, kesehatan,keselamatan, dan kelestarian lingkungan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.

“Sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata dan produk pariwisata lainya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan sesuai protokol kesehatan dan panduan yang ada dalam rangka pemcegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019”, katanya.

Sementara itu, Dedi Maulana, pelaku usaha yang juga selaku kepala Sekolah SMK Bambu Pasundan berpendapat bahwa kegiatan yang digelar itu sangat bagus. Namun menurutnya masih ada kekurangan yang harus dilengkapi.

“Kegiatan itu bagus terlebih untuk dunia pariwisata. Hanya saja kenapa tidak dihadirkan para ahlinya, misalkan dari dinas pariwisara yang memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Karena secara umum masyarakat tidak tau apa itu pariwisata. Pari itu berputar putar wisata itu perjalanan untuk mencapai tujuan. Dan pariwisata itu dibagi menjadi tiga yaitu biro perjalanan, perhotelan dan bina usaha. Kalau menurut saya kegiatan tadi itu lebih ke bina usaha seperti usaha kuliner. Kalo untuk wisata itu jatohnya ke obyek wisata yang harus mengembankan potensi wisata di desa desa. Sementara yang saya perhatikan para kepala desanya saja belum mengerti tentang pariwisata”, tandasnya. (egy)

Leave a Reply