Home Bisnis Wacana Penghapusan BBM Jenis Premium, Ini Kata Ketua Hiswanamigas

Wacana Penghapusan BBM Jenis Premium, Ini Kata Ketua Hiswanamigas

58
0

KOTA BOGOR, (Beritasatoe.com) – Pemerintah melalui Pertamina berencana menghapus BBM jenis Premium. Menurut rencana, penghapusan BBM jenis Premium akan dilakukan pada 1 Januari 2021 di daerah Jawa-Bali.

Setelah Jawa-Bali, akan disusul penghapusan BBM jenis Premium di daerah lain.

Terkait hal tersebut, Ketua Himpunan Pengusaha Swasta Minyak dan Gas (Hiswanamigas) daerah Bogorraya, Asep Eri saat dikonfirmasi mengatakan belum mendapatkan informasi tersebut.

Keterangan: Asep Eri Ketua Hiswanamigas Kota/Kab.Bogor. (photo/San/BS)

Menurutnya sampai saat ini beberapa SPBU (Pom Bensin) yang bernaung di bawah Hiswanamigas di wilayah Kota/Kabupaten Bogor masih menyediakan dan menjual BBM jenis premium.

“Kami belum mendapatkan informasi terkait akan adanya rencana penghapusan BBM jenis premium tersebut. Saya rasa itu baru wacana yang belum pasti,” kata Asep kepada wartawan di kantornya, Senin (14/12).

Asep menambahkan, yang saya tahu Pertamina demi mengurangi polusi udara akibat penggunaan BBM jenis premium mengadakan program Langit Hijau dengan menyediakan BBM jenis pertalite tapi dengan harga premium, kata dia.

“Untuk wilayah Kota Bogor penjualan BBM jenis pertalite harga premium itu sudah berlaku sejak tanggal 7 November kemarin. Sedangkan untuk kabupaten bogor mulai berlaku dari tanggal 14 November 2020. Dan program tersebut akan berlangsung selama 6 bulan, yakni hingga April 2021,” jelas Asep.

Namun Asep tidak bisa menyebutkan berapa banyak SPBU di wilayah kota/kabupaten bogor yang menjual pertalite rasa premium tersebut. Ia mengaku kebijakan itu penunjukannya langsung dari Pertamina.

” Jadi pom bensin yang menjual pertalite rasa premium itu ditunjuk langsung dari pertamina. Kebanyakan SPBU yang ditunjuk itu adalah SPBU yang tadinya masih menyediakan BBM jenis premium. Dan itu hanya diperuntukkan bagi pengguna kendaraan roda dua (motor), roda tiga dan roda empat yang ber flat kuning (taksi/angkutan umum),” tukas Asep.

Untuk diketahui harga pertalite saat ini di SPBU per liter nya Rp. 7.650 rupiah. Dengan adanya program Langit Hijau  dari pertamina, beberapa SPBU menjual BBM jenis pertalite dengan harga premium yakni Rp. 6.450,- rupiah. Jadi ada selisih Rp. 1.200,- rupiah per liternya. Hal ini tentu sangat membantu para pemilik armada angkutan umum yang bisa menghemat pengeluaran untuk pembelian BBM. (San)

Leave a Reply