Home Bogor Raya Jelang Tepang Taun Pertama, Himpunan Mahasiswa Rumpin Gelar Diskusi

Jelang Tepang Taun Pertama, Himpunan Mahasiswa Rumpin Gelar Diskusi

31
0

RUMPIN, (Beritasatoe.com) – Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR) akan merayakan hari jadi yang pertama pada tanggal 20 Desember 2020. HMR saat ini telah memiliki 170 orang anggota, yaitu mahasiswa mahasiswi yang berasal dari wilayah Kecamatan Rumpin.

Menyambut HUT perdananya, HMR telah menggelar beragam kegiatan dengan mengusung tema “Tepang Taun HMR, Menuju Masa Emas Rumpin”. Selain mengadakan giat sosial santunan yatim, HMR juga menggelar diskusi mahasiswa yang berlangsung di Saung The Green, Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin, Jum’at (18/12) malam.

Ibnu Sakti Mubarok, Ketua Umum HMR mengatakan, giat diskusi itu dibuat guna menambah cakrawala wawasan pengetahuan bagi seluruh anggota HMR, terutama terkait beragam dinamika kehidupan masyarakat di Kecamatan Rumpin. “Untuk menuju masa emas Rumpin, maka generasi muda khususnya mahasiswa termasuk HMR, perlu banyak tambahan wawasan pengetahuan,,” ungkap Ibnu, sapaan akrabnya.

Ket. Foto :¬†Giat diskusi mahasiswa dalam acara Tepang Taun HMR, Menuju Masa Emas Rumpin, yang diadakan di saung The Green, Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin, Jum’at (18/12/2020) malam.

Ia menambahkan, giat diskusi tersebut selain dihadiri anggota HMR, juga diikuti sejumlah perkumpulan generasi muda lainnya, seperti Ikatan Pelajar Rumpin, Silaturahmi Warga Rumpin, The Green dan PPKR. “Pemateri utama adalah bang MJ. Fahri Ketua FWHBU. Selain itu, ikut memberikan pandangan para senior organisasi diantaranya bang Junaedi Ketua AGJT, bang Ridwan DPN AGRA, bang Ozos SWR dan bang Suryana dari PPKR – sekaligus mewakili The Green.” Tukas Ibnu.

Pantauan media ini, giat diskusi berlangsung dalam suasana santai, namun diikuti secara serius dan antusias oleh mahasiswa. Beragam informasi, kondisi, masalah dan potensi serta analisa tajam dari dinamika kehidupan masyarakat yang terjadi di wilayah Kecamatan Rumpin, dipaparkan secara jelas oleh para pelaku organisasi pemuda di Rumpin.

Diantaranya, terkait reforma agraria dan masalah pertanahan yang dipaparkan oleh Ridwan dari DPN AGRA, lalu masalah infrastruktur khususnya jalan dan jembatan ssrta pertambangan yang dipaparkan oleh Junaedi Ketua AGJT, masalah persiapan pemekaran DOB Bogor Barat oleh Ozos SWR, dan masalah lingkungan hidup serta konsolidasi antara orgamisasi pemuda yang diungkapkan oleh Suryana Ketua PPKR.

MJ. Fahri selaku pemateri dalam giat diskusi tersebut menjelaskan, beragam dinamika kehidupan masyarakat di Kecamatan Rumpin tersebut, harus dilihat dan dicermati secara komprehensif. Menurutnya, HMR sebagai wadah perkumpulan mahasiswa merupakan kelompok masyarakat intelektual, yang harus siap dan mampu mengembangkan segala kemampuan diri (skill self).

Kang Fahri sapaanya menegaskan, adanya pengembangan kekuatan atau kemampuan diri, jelas sangat berguna bagi mahasiswa dan kaum generasi muda sehingga mampu memberi kontribusi nyata secara positif bagi adanya peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat Rumpin. “Skill self itu bisa dimulai dan dikembangkan dengan 4 hal, yaitu critical thinking, problem solfing, languange skill dan believe in God.” ujarnya. (San/fah)

Leave a Reply