Home Daerah Pengelola Parkir Pasar Pulung Kencana Diduga Ilegal (Pungli)

Pengelola Parkir Pasar Pulung Kencana Diduga Ilegal (Pungli)

16
0

LAMPUNG, (Beritasatoe.com) – Pengelolaan parkir pasar pulung kencana Kecamatan tulang bawang tengah kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang dikoordinir oleh Hendrawan, Kepala Tiyuh setempat diduga ilegal dan penarikan uang parkir selama ini murni pungutan liar (Pungli).

” Kalau pengelolaan parkir itu mutlak milik pemda, boleh pihak tiyuh mengelola tetapi kerjasama dengan pemda atau Dishub, tetapi pihak tiyuh tidak pernah mengirimkan surat permohonan kerjasama,” Kata Marwan Aziz, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tubaba diruang kerjanya, Selasa (05/01)

Dijelaskan Marwan Aziz,
” Memang pihak tiyuh sudah pernah ke dishub untuk membahas pengelolaan parkir, tetapi secara hitam putihnya belum ada, waktu itu saya minta dari pihak tiyuh untuk menyetorkan siapa petugas parkirnya agar kami buatkan surat perintah tugas (SPT) karena petugas penglola parkir harus memiliki SPT, tetapi sampai saat ini pihak tiyuh tidak pernah memenuhi permintaan tersebut,” Jelasnya.

DPRD Kabupaten Tubaba akan mengadakan hearing, sehingga keputusan hearing juga harus mengedepankan hak-hak pihak ketiga terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang salah satunya bersumber dari retribusi parkir pasar pulung kencana yang diduga telah digelapkan.

“Jadi kami menunggu apa hasil hearing dari DPRD, Kalau rencana saya itu akan kita tarik semua ke dishub tetapi nanti kita nunggu hasil keputus DPRD besok, Mudah-mudahan besok ada titik temu,” Ujarnya.

Perlu di ketahui sambung Marwan, selama dua tahun dari awal 2019 sampai saat ini pengola parkir pasar pulung kencana tersebut tidak memeliki SPT dari Dinas Perhubungan,

” Kalau sesuai dengan aturan pemungutan uang parkir harus resmi, yaitu memiliki SPT dari dishub, apabila pemungutan tersebut tidak memiliki SPT maka termasuk Pungli ” Pungkasnya. (Robby/Rifka)

Leave a Reply