Home Bogor Raya Anggota DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Lokasi Bencana Longsor Di Nanggung

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Lokasi Bencana Longsor Di Nanggung

255
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun

NANGGUNG, (Beritasatoe.com) – Anggota DPRD Komisi III Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Nurodin di temani Mauludin Kepala Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, tinjau langsung lokasi yang terkena dampak bencana longsor pada bulan Januari tahun 2020 di dua Kampung, Jumat (29/01/2021).

Nurodin mengatakan, saya dapat info dari Kades Parakanmuncang, bahwa di wilayahnya masih ada masyarakat yang pada waktu tahun 2020 terkena bencana, tapi sampai saat ini belum juga ada tindak lanjut untuk penanganan nya, kemudian saya ditemani Kades meninjau langsung lokasi yang terkena bencana longsor, yaitu kampung Cogreg dan kampung Pasir Maung.

“Hari ini saya ditemani Kades Parakanmuncang, melihat Kampung Cogreg dan Kampung Pasir Maung, yang waktu di bulan Januari 2020 terkena bencana longsor, menurut saya ini terjadi keanehan, karena selama setahun ini belum ada penanganan dan tindak lanjut terhadap korban, dan sampai saat ini sebagian dari mereka masih tinggal dirumah yang dulu terkena longsor, ada juga yang ikut tinggal dirumah saudara dan tetangganya, kondisinya pun sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan, karena secara kasat mata rumah dan tempatnya sudah tidak layak huni dan harus direlokasi,” ujarnya

Masih kata Nurodin, kalau belum bisa direlokasi harusnya diberikan Hunian Sementara (Huntara) dan kalaupun tidak ada Huntara mestinya mereka diberikan biaya sewa rumah agar tidak numpang tinggal dirumah tetangga atau saudaranya

“Tadi saya melihat para korban masih ikut menumpang tinggal dirumah tetangga dan saudaranya, yang menurut saya keadaan nya tidak layak, karena dalam satu rumah yang sempit terdapat beberapa kepala keluarga, dan mereka tinggal secara berdesak-desakan, mestinya disediakan Hunian Sementara (Huntara), kalaupun tidak ada Huntara harusnya mereka diberikan biaya untuk sewa rumah kontrakan,” kata Jaro Peloy sapaan akrabnya kepada awak Media.

Politkus Partai PKB itu juga menambahkan, saya merasa bahwa ada sesuatu yang tersendat, kejadian bencana di wilayah Bogor Barat ini sudah menjadi isu nasional, salah satunya Desa Parakanmuncang juga jelas terkena bencana longsor, Saya mencari informasi kenapa sampai saat ini belum ada penanganan, dan ternyata datanya belum ada yang masuk ke dinas terkait.

“Surat yang ditujukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah ada, namun untuk penyelanggara kontruksi di tahun 2021 ditangani Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (DPKPP), akan tetapi kenyataan nya ketika saya cek, menurut Kepala DPKPP datanya belum ada, dan menurut saya ini merupakan suatu kelemahan bagi pemerintah daerah, harusnya data itu sudah masuk dan diterima, sekalipun jarak tempuh antara Nanggung ke Cibinong cukup jauh, tapi itu bukan suatu halangan,” ungkapnya

Lanjutnya, saya akan segera sampaikan kepada dinas terkait, karena ini menyangkut kemanusiaan, disini terjadi bencana tapi malah dianggap seakan-akan tidak terjadi bencana, karena sampai saat ini datanya belum masuk ke DPKPP, padahal kejadiannya sudah setahun lalu, “Hal ini memicu semangat saya selaku anggota DPRD, yang berkewajiban menyuarakan suara masyarakat, salah satunya dalam hal bencana, yang kebetulan Kecamatan Nanggung masuk dapil 5, dan salah satu dewan perwakilan nya itu saya,” ucap Nurodin

Terpisah, Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin menyampaikan, ketika terjadi bencana longsor saya langsung lakukan pendataan, kemudian datanya dikirim ke kecamatan, dan dari pihak BPBD pun sudah melihat lokasi kejadian, akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ungkap Mauludin
(Cenk)

Leave a Reply