Home News Dukung Lido Jadi Kawasan KEK, Ini Rencana Sekda Kabupaten Bogor

Dukung Lido Jadi Kawasan KEK, Ini Rencana Sekda Kabupaten Bogor

53
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun
CIGOMBONG, (Beritasatoe.com) – Menindaklanjuti pasca ditetapkannya kawasan Lido Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor menjadi kawasan Ekonomi Khusus (KEK), oleh Kementerian Ekonomi RI. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin sinergikan rencana aksi pembangunan KEK di Lido Lake Resort, Kecamatan Cigombong, Jumat (19/2).
Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin menerangkan, ditetapkannya Lido menjadi kawasan pembangunan KEK, Pemerintah Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh rencana pembangunan itu.
“Permintaan bahan dokumen apapun sudah kita penuhi, termasuk persetujuan DPRD, ini bukti dukungan kami. Terlebih dengan terbitnya Perpres No 60 tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Jabodetabekpuncur. Ini juga harus disesuaikan dengan rencana besar pembangunan wilayah KEK nantinya,” tutur Burhanudin.
Lanjut Burhanudin menjelaskan, pembangunan kawasan KEK akan berdampak pada meningkatnya potensi kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Bogor, untuk mengenalkan Kabupaten Bogor dan Jawa Barat, konsep Jabar Land perlu dibangun, didalamnya terdapat mulai dari produk UKM, makanan khas, tarian dan pakaian tradisional, debus hingga souvenir khas Kabupaten Bogor dan Jabar bisa ditampilkan di Jabar Land.
“Pengembangan Lido ini bisa menjadi pusat bangkitan Bogor Selatan. Apalagi kawasan Lido sangat indah diapit oleh dua Gunung Pangrango dan Salak. Nantinya wisata edukasi, rekreasi, dan konservasi ada disitu. Bila perlu kawasan  Gunung Pangrango menjadi kawasan konservasi flora dan fauna khas Jabar,” tambah Sekda.
Burhanudin menegaskan, disamping rencana aksi pembangunan juga perlu diperhatikan dampak sosial kedepan dengan terbangunnya kasawasn KEK tersebut.
“Ini menjadi tugas kita bersama, antar pemerintah harus sinergi dan kolaborasi agar dampak sosialnya justu dapat memberikan manfaat untuk semua. Untuk rakyat, Kabupaten Bogor, Jabar, dan daerah yang berbatasan,” kata Burhanudin.
Ia juga akan segera memetakan kebutuhan tenaga kerja apa saja yang diperlukan. Nantinya sebagai bahan bagi Dinas Tenaga Kerja dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar, dan calon tenaga kerja sesuai yang dibutuhkan.
“Kita akan latih masyarakat sekitar sesuai kebutuhan. Sehingga keberadaan KEK ini dapat berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, baik penyerapan kerja maupun peningkatan perekonomiannya,” tukasnya. (Cenk/Kominfo)

Leave a Reply