Home Bogor Raya Diduga Pelayanan Yang Buruk, Jadi Pemicu Pelaku Pengrusakan Kantor Dinas DPKPP

Diduga Pelayanan Yang Buruk, Jadi Pemicu Pelaku Pengrusakan Kantor Dinas DPKPP

136
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun

CIBINONG, (Beritasatoe.com) – Terkait peristiwa pengrusakan pintu ruangan Kabid Tata Bangunan pada Dinas DPKPP Kabupaten Bogor dan dugaan pemukulan salah satu sekuriti yang dilakukan oleh tamu yang hendak mengurus perijinan pada, Senin (21/02) lalu,bberbuntut panjang.

IRF (inisial) pelaku, saat dikonfirmasi kepada Beritasatoe.com mengatakan, tidak benar saya memukul security ( satpam) tersebut, yang benar adalah saya pukul kaca pintu, katanya.

” Tidak ada saya pukul satpam itu, logika aja, kalo benar saya memukul muka satpam itu mungkin satpam itu sudah pingsan bukan cuma berdarah saja,” sebut IRF

Kata dia lagi, “yang benar adalah saya pukul pintu kaca, nah kemungkinan pecahan kaca itulah yang mengenai muka si satpam dan melukai mulutnya,” kata IRF.

Dan perlu diketahui, saya berbuat hal itu pasti ada sebab dan pemicunya. Itu terjadi adalah puncak kekesalan saya karena merasa dipingpong dalam pengurusan perijinan PDRT di dinas tersebut.

“Pelayanan dinas DPKPP yang buruk dan berbelit-belit menjadi sebab kekesalan saya. Dan bukan rahasia umum jika di dinas DPKPP itu untuk semua pengurusan ijin tidak ada yang mulus tanpa embel-embel. Setiap meja harus dibuka lacinya agar proses pengurusan cepat berjalan,” ungkapnya.

“Saya punya data kalo mau saya bisa bongkar semua kebobrokan pelayanan di DPKPP itu,” ucapnya.

Terpisah Kepala Dinas DPKPP Djuanda Dimansyah saat dikonfirmasi membantah tudingan bahwa dinas yang di naunginya sarat dengan praktik menyimpang dalam pelayanan pengurusan perijinan.

Kepada Beritasatoe.com, Djuanda mengatakan, terkait kejadian perusakan kemarin sebenarnya bukan karena pelayanan kami yang bertele-tele. Namun karena persoalan PDRT itu adalah merupakan kajian tekhnis bangunan yang benar-benar membutuhkan kajian yang detail dari pihak Konsultan. Maka harus betul-betul sesuai terkait RAB dan segala macamnya.

“Jadi terkait perijinan yang diajukan pihak pelaku perusakan kaca kantor kami itu, memang masih dalam proses kajian oleh tim konsultan kami. Dan karena ada beberapa hal yang belum pas, maka dari itu proses belum selesai,” jelasnya.

“Saya selaku Kepala Dinas tentunya belum bisa memberikan tanda tangan pengesahan jika kajian dari konsultan kami belum final,” imbuh Juanda saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu ( 23/02).

Terkait Perusakan fasilitas Kantor kami, kami sudah koordinakan dan serahkan prosesnya ke legal hukum pemkab bogor. Tandas Djuanda.

Menarik dan patut ditelusuri lebih jauh hal apakah yang sesungguhnya yang menjadi pemicu kejadian yang sempat menggegerkan seisi kantor dinas DPKPP tersebut.

Dan untuk diketahui Kejadian perusakan fasilitas kantor dan dugaan pemukulan pada senin sore sekira jam 15.00 Wib tersebut berujung pada pelaporan ke polisi oleh pihak satpam kantor dinas DPKPP yang mengalami luka pada bagian mulut/bibirnya akibat pecahan kaca.

Reporter : Santo

Leave a Reply