Home Daerah Hakim Vonis 20 Tahun Penjara Dua Pelaku Pembunuhan Sadis di Tegineneng

Hakim Vonis 20 Tahun Penjara Dua Pelaku Pembunuhan Sadis di Tegineneng

62
0
HPN dan HUT PWI Ke 75 Tahun

PESAWARAN, (Beritasatoe.com) – Hakim yang menyidangkan dua terdakwa pembunuhan terhadap Dwi Ana (16) yang mayatnya ditemukan mengapung di Sungai Ledeng Desa Rejo Agung, Kecamatan Tegineneng, dengan kondisi kedua tangan terikat beberapa waktu lalu, memvonis mereka 20 tahun penjara.

Sidang dilakukan secara online dimasa pandemi guna meminimalisir penyebaran Covid-19, dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Gedongtataan Artha SH, M.Hum dan membacakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajari Pesawaran Chandra Saputra, SH.

Putusan kedua terdakwa berinisial WA (18), selaku terdakwa utama dan RU (18) selaku terdakwa yang membantu WA warga Desa Bumi Agung, Tegineneng, Pesawaran itu diputus dalam sidang putusan pada hari ini, Rabu (24/3/21).

Sebelumnya tuntutan JPU adalah seumur hidup dan terdakwa WA selaku pacar korban divonisi 20 tahun didampingi penasehat hukum (PH) dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Gedong Tataan menerima putusan tersebut.

Selanjutnya RU yang juga divonis 20 tahun, didampingi PH Andri Kurniawan SH masih pikir-pikir atas vonis tersebut begitupun JPU masih pikir-pikir .

“Hakim memberikan waktu kepada kami selama 7 hari untuk berkordinasi dengan terdakwa RU karena kami selaku PH masih pikir-pikir,” Kata Andri kepada Ketua Ko wappi pesawaran Dahron Sungkai Rabu (24/3) malam.

Andri Kurniawan, SH beralasan masih pikir-pikir atas vonis 20 tahun kurang tepat untuk kliennya sebab sebelumnya ia telah mengajukan pledoi untuk menerapkan Pasal 338 jo 55 ayat (1) KUHP bukan Pasal 340 KUHP jo 55 ayat (1).

“Bahwa peran terdakwa RU adalah bukan sebagai pelaku yang berperan utama tetapi hanya mengikuti dari terdakwa WA,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua hari menghilang Dwi Ana, remaja putri asal Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, meninggalkan rumah pada Kamis, 20 Agustus 2020, sekitar pukul 19.30 Wib.

Saat meninggalkan rumah, korban membawa handphone dan keluarganya pada pukul 20.00 Wib mencoba menghubungi korban, dengan keadaan handphone aktif namun tidak diangkat.

Lalu pukul 21.30 wib, karena korban tidak pulang, keluarga mencoba menghubungi teman dekat korban, karena kawan dekat korban tidak mengetahui, keluarga mencoba mencari korban dengan berkeliling namun tidak ditemukan.

Hingg akhirnya korban ditemukan tewas tenggelam di Sungai Ledeng Desa Rejo Agung, Kecamatan Tegineneng. Korban ditemukan oleh warga dengan kondisi kedua tangan terikat pada Jumat, 21 Agustus 2020, sekira pukul 17.00 Wib.

Atas peristiwa itu, akhirnya polisi berhasi mengungkap bahwa, Dwi Ana merupakan korban pembunuhan bahkan dan berhasil menangkap dua tersangka yakni WA selaku pacarnya dan RU yang membantu pembunuhan tersebut. (Rifka/Dr)

Leave a Reply