Home Bogor Raya Perintis Forum SLRT Dinsos, Cawang : Pelayanan Semua Dinas Harus Dirasakan Dengan...

Perintis Forum SLRT Dinsos, Cawang : Pelayanan Semua Dinas Harus Dirasakan Dengan Baik dan Mudah

216
0

CIBINONG, (Beritasatoe.com)- Fasilitator SLRT Dinsos Kabupaten Bogor mengadakan Audiensi di aula gedung Sistem Layanan Rujukan Terpadu ( SLRT ) acara itu pun dilaksanakan pada hari kamis 25/03/21.

Tema diskusi tersebut berkaitan mengenai Sertifikasi/legalitas Fasilitator untuk mempermudah berbanding lurus dalam pelayanan kepada masyarakat, upaya peningkatan fungsi fasilitator dan puskesos sekaligus mengupas tuntas insentif puskesos yang dialihkan ke desa.

Hal inipun diinisiatori oleh aktivis Milenial Bogor Muhamad Janwar, Dia mempertanyakan keberadaan Forum SLRT Dinsos yang tidak cepat tanggap merespon segala persoalan anggota di setiap anggota di masing-masing desa, apalagi persoalan dilapangan berkaitan dengan keluhan dan pengaduan masyarakat.

“Sejak awal mencetuskan sebuah forum slrt dinsos pada awal kemunculannya, itu tujuan nya untuk mempermudah dan mengakomodir rekan2 fasilitator dan puskesos disemua desa, berdiskusi dalam satu wadah untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam memecahkan masalah dilapangan.

Selain untuk bersilaturahmi tentu ini menjadi nilai spirit dan kebersamaan dalam upaya, agar sama sama belajar/sharing dalam naungan dinsos yang dilahirkan untuk menjadi fasilitas dimasyarakat agar lebih mudah dan lebih baik berkaitan kendala dimasyarakat take and give, dalam upaya memaksimalkan fungsi fasilitator dimasyarakat, pesannya kembali mengingatkan harus senantiasa menjaga komunikasi dan kordinasi antar sesama anggota maupun PSKS agar terjalin komitmen kebersamaan.

Ketum Milenial Bogor yang biasa dipanggil cawang itupun juga Fasilitator desa pasarean menambahkan, memperjelas dan mempertanyakan kembali peran dinas yang berada dalam sinergitas SLRT, dimana bukti keberadaan pelayanan bagi kami di SLRT yang katanya layanan rujukan terpadu satu pintu,tapi tidak mengetahui dan tetap saja tidak dirasakan maksimal tufoksinya.

Ini harus jadi catatan penting, evaluasi yang harus dilakukan oleh dinas sosial tiap bulannya maupun per tiga bulan kepada semua dinas, jangan sampai Sistem Layanan Rujukan Terpadu ( SLRT ) sebuah simbolis semata.

Kasie pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan sosial Dudi Wigena mengatakan, Kita akan invetalisir satu persatu melihat permasalahan yang terjadi, tapi berlanjut kesini tapi berlanjut kesitu .

Kita akan bawa surat dan minta agar ada petugas yang stand bay setiap hari dari semua dinas untuk kordinasi dengan dinasnya, jadi ketika ada masalah mereka kordinasi dengan dinasnya, jadi satu jam selesai, tidak lebih kurang jadi satu jam.

Semua tentu butuh proses butuh waktu tapi saya yakin kita tidak boleh patah semangat karena waktu dan proses itu lah nanti bawa hasilnya tidak akan mengecewakan.

Dudi menambahkan, kita akan monitoring turun ke desa desa bagi BO dan FO bisa aktif dan menjelaskan tufoksi Puskesos agar bisa hadir dan interaksi ditengah masyarakat. (Cwg/San)

Leave a Reply