Home Daerah Terkait “Polemik” Kisruhnya Kades Wanasuka Dengan Wartawan, Ini Kata Camat Pengalengan

Terkait “Polemik” Kisruhnya Kades Wanasuka Dengan Wartawan, Ini Kata Camat Pengalengan

152
0

Kab.Bandung. (BERITASATOE.COM) – Camat Pangalengan, Drs. Eef Syarif Hidayatulloh M,Si dijambangi Tim Media diruang kantor kerjanya, pada hari Jum’at 16 April 2021.

Maksud dan tujuan utama Tim Media untuk konfirmasi, klarifikasi dan pandangan dari Camat terkait masalah “Polemik” kisruh yang terjadi antara Kades Wanasuka (Maman) dengan Wartawan (Wanhendi) yang semakin meruncing dan viral baru-baru ini.

Camat tampaknya cukup tanggap dan sedikit bicara sebagai respon dan tanggapannya terkait hal tersebut.

Dia (Camat Pangalengan) menyampaikan pandangannya kepada kami, bahwa akan mencari cara jalan solusi yang terbaik dengan pihak-pihak yang terlibat didalamnya, ucapnya kepada kami saat ditemui.

Sempat dikupas Camat. Bahwa dibutuhkan peran “Mediator” dalam upaya memediasikan percekcokan antara Kades Wanasuka dengan salah satu wartawan media yang akhir-akhir ini beritanya sedang viral hingga ciptakan “Polemik” di wilayah Pangalengan

Camat juga menyinggung untuk mempersilahkan, baik kepada Kades Wanasuka, Wartawan (Wanhendi MPN) juga kepada Forwacip (Forum Wartawan Cimaung dan Pangalengan), yang konon katanya sanggup untuk menjadi Mediator, (Red).

Harapan Camat, “Semoga perselisihan yang terjadi dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya” harap Camat.

“Tentunya dengan musyawarah duduk bersama dengan baik dan santun masing-masing pihak yang terlibat perselisihan” ungkap Camat.

Sesuai yang pernah diinformasikan oleh Koordinator Aliansi Media sebelumnya lewat telpon. Kamis 15/4/2021, (Red).

Camat pun memaklumi, bahwa kisruh yang terjadi sebab kedatangan Kades beserta warga kerumah Wawan (Wartawan). Hal itu memunculkan solidaritas sesama Jurnalis hingga patut diselesaikan masing-masing pihak yang terlibat.

Disela-sela perbincangan hal lain yang tak kalah pentingnya. Camat dipinta penjelasannya juga oleh Tim Media perihal partisipasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) /SDGs di Pangalengan.

Tim Media menanyakan permasalahan lainnya, yaitu tentang keiikut- sertaan Pemerintah Kecamatan Pangalengan dengan adanya SDGs desa. Tentunya yang di implementasikan di wilayah Kecamatan Pangalengan Kab. Bandung.

Dijelaskan sebelumnya. Arti singkatan SDGs, Sustainable Development Goals disingkat SDGs. SDGs Desa merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Begini jawaban dan penjelasan Camat Pangalengan saat dikonfirmasi.

Kata Camat, ada 4 Platform Partisipasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan TPB/SDGs yang terlibat. Salah satu kekuatan Indonesia dalam pelaksanaan TPB/SDGs adalah :

Keterlibatan semua pihak mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi serta pelaporannya, papar Camat.

Penjelasan Camat Pangalengan, Drs. Eef Syarif Hidayatulloh M,Si, secara lengkapnya.

Para Pemangku Kepentingan (Stakeholder) utama yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pencapaian TPB/SDGs di Indonesia terdiri dari empat platform, yaitu :

1.Pemerintah dan Parlemen, 2.Akademisi dan Pakar, 3.Organisasi Kemasyarakatan dan Media, 4.Filantropi dan Pelaku Usaha.

5P dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs Agenda TPB/SDGs adalah sebuah rencana aksi yang menyasar pada 5P, yaitu :

People (Umat Manusia), Planet (Bumi), Prosperity (Kemakmuran), Peace (Perdamaian), Partnership (Kemitraan) yang saling terkait satu sama lainnya.

Ketika ada perubahan perilaku dari manusia untuk menjaga alam, kedamaian, keamanan serta kelestarian mahluk hidup lainnya, maka kita akan mampu menjaga bumi sebagai tempat hidup yang lebih baik. Jelas Camat menyampaikan paparannya.

Jawaban yang sangat sempurna dari sosok Camat, Drs. Eef Syarif Hidayatulloh, MSi, selaku Camat di pangalengan dalam penjelasannya saat dikonfirmasi Tim Media.

Keterangan Camat ditambahkan, bahwa, akan turut serta mendorong mensukseskan pelaksanaan pendataan SDGs desa dengan kondisi Riil di desa.

Sesuai intruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri.

Reporter : Yudika

Leave a Reply