Home Daerah Hangatnya Pemberitaan Soal Sekolah SLB, Kepala KCD XI : Pers Sebagai Sosial...

Hangatnya Pemberitaan Soal Sekolah SLB, Kepala KCD XI : Pers Sebagai Sosial Kontrol Agar MKK-SLB Dibenahi

41
0

Kab. Garut, (BERITASATOE.COM) – Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah XI, Kabupaten Garut, Aang Karyana mengajak awak media berperan serta dalam menumbuh kembangkan pendidikan khususnya di Kabupaten Garut, sebagai wilayah kerjanya yang baru ditempati.

Dalam wawancara singkat usai rapat MKKS-LB, di ruang kerjanya, Selasa (20/04/2021). Aang Karyana meminta awak media sebagai kontrol sosial bersinergi membangun kemitraan yang baik dengan pihaknya demi pendidikan.

” Kami yakini pentingnya peran serta masyarakat untuk menumbuh kembangkan pendidikan pasca pandemi. Keberadaan media dalam hal ini sangat lah penting sebagai corong informasi melalui publikasi, sehingga dapat bersinergi menciptakan iklim kondusif dalam dunia pendidikan” papar Aang.

Disinggung perihal hangatnya pemberitaan pada media tentang Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Garut akhir-akhir ini, Kepala KCD itu menanggapi, begini kutipannya:

” Kaitan hal itu saya rasa merupakan sebuah dinamika, bagian dari fungsi kontrol pers sebagai bentuk kepedulian, menyampaikan kritik menuju arah perbaikan, kami sangat hargai itu dan kami sudah lakukan musyawarah dengan pengurus MKKSLB baru saja selesai” jelas Aang.

Hasil dari musyawarah MKKSLB menurut keterangan Aang, pihak KCD memberikan sebuah arahan pada para pengurus organisasi itu untuk bersama sama terus berupaya lakukan perbaikan.

” Kami terus berupaya lakukan pembenahan dengan memberikan arahan kepada pengurus MKKSLB untuk saling berkejasama dalam organisasi serta menjalin sinergitas dengan segenap elemen dan media, jangan alergi” terangnya.

Diakhir wawancara, Aang Karyana meminta media untuk dapat memahami jika ada sebagian dari kepala sekolah dibawah kepemimpinannya, jika mereka ada penyampaian ataupun etika yang dianggap kurang berkenan.

” Kami harap pengertian dan maklum dari rekan-rekan media, tatkala ada kepala sekolah, guru ataupun staf TU dan KCD, dalam penerimaan atau memberikan penjelasan seputar peliputan, jika dirasa kurang berkenan. Mungkin sebagian dari mereka belum begitu biasa di wawancarai media, jadi canggung” imbuhnya.

Belajar dari pegalaman yang ada, dalam rapat MKKSLB disepakati jika diperlukan suatu keterangan kepentinga media untuk peliputan, bahan publikasi, atau kegiatan lainya, peran MKKSLB yang di komando Ketuanya wajib menjadi kepanjangan lidah dari para Kepala Sekolah agar tidak salah persepsi” Pungkas Aang menandaskan.

Reporter : Her Azizi/YDK

Leave a Reply