Home Ekonomi Banyak e- Waroong BPNT Tidak Penuhi Syarat, Ini Kata Aktivis Forum...

Banyak e- Waroong BPNT Tidak Penuhi Syarat, Ini Kata Aktivis Forum Muda Milenial Bogor

55
0

Pamijahan, (BERITASATOE.COM) – Keberadaan e-Waroong sebagai pihak Bantuan Sosial Pangan (BSP) penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat di wilayah Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, banyak ditemukan tidak sesuai dengan persyaratan dari BPNT. Hal tersebut ditemukan saat ratusan KPM menerima BSP dari e-Waroong, Rabu (26/5/2021).

Kategori bantuan yang harus di terima oleh Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) seharusnya sesuai unsur karbohidrat, protein hewani, dan nabati. Namun e-Waroong yang berada di Kecamatan Pamijahan tidak melibatkan unsur hal itu.
Dikatakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pamijahan, Zaenal Mufahir, kaitan dengan data, banyak nya saldo milik keluarga manfaat nol. Menurutnya masih dalam perbaikan data.

“Sampai hari ini memang lagi ada perbaikan data yang di verifikasi melalui aplikasi sik-ng. Kenapa masih ada saldo nol? Apakah itu sudah fik atau belum? Saat ini masih proses perbaikan. Karena pemerintah sekarang membutuhkan data yang jelas seperti NIK, ” ujarnya.

Terkait masalah komoditi, Jenal mengungkapkan, yang menyediakan di wilayah masing-masing. Karena, yang mengelola warga sekitar dan pengusaha lokal. “Kaitan dengan komoditi yang menyediakan itu wilayah masing-masing artinya disitu ada yang mengarahkan, TKSK hanya monitoring,” ungkapnya. “Setelah verifikasi cek kelapangan, apa sih kekurangan nya, kalau berbicara komoditi, apa sih kekurangan komoditi, seperti tadi indikasi ayam nya jelek apa sudah berubah berwarna, kan ini harus di ingatkan, ” tambah Jenal.

Namun ketika agen tidak memasang banner Jenal juga masih bertanya-tanya. Menurutnya e-warung yang sudah mempunyai mesin Elektronic Data Capture (EDC) itu sudah ranah bank bukan ranah TKSK. “Karena ketika ada mesin EDC tentunya mereka sudah ranah bank, apakah belum cetak atau bagaimana? saya juga mau tanya. Karena agen banyak di pamijahan, saya cek di lapangan beberapa agen sudah punya benner. Sering saya ingatkan pasang benner karena itukan agen bank himbara, ”

“Sementara Kordinator Fasilitator SLRT Dinsos Pamijahan Muhamad Janwar mengatakan, Dirinya selalu menjelaskan terkait bahan komoditi yang akan diberikan kepada KPM itu berkualitas baik, bagus dan sesuai Pedum. Apalagi diwilayah pamijahan yang meng akomodir Ada CV PPP , dan jika untuk memberdayakan pemuda lokal didesanya dari bahan komoditi tersebut harus lebih terkontrol donk. Apalagi wilayah pribumi dan sekitar.

Ini harus jadi sorotan penting bagi semua, Jangan hanya menjadi asas manfaat keuntungan semata. Tapi KPM dari masyarakat yang dirugikan dan menjadi korban terus.

Ketua Forum Muda Milenial Bogor itupun menambahkan, mengingatkan keras bagaimana tidak bermunculan agen agen e warung jadi jadian toh dari penunjukan yang diSk kan oleh kepala desa itu kurang pengawasan dan pengontrolan, pada hal yang memberikan wewenang dan tanggung jawab itu oleh kepala desa melalui kesra desa.(redaksi)

Leave a Reply