Home Bogor Raya Perwira Polres Bogor Temukan Ekstrak Tanaman Herbal Untuk Mengobati Penyakit Diabetes

Perwira Polres Bogor Temukan Ekstrak Tanaman Herbal Untuk Mengobati Penyakit Diabetes

148
0

Kemang, (BERITASATOE.COM) – Seorang Perwira Polisi yang bertugas di Polres Bogor, AKP Fadli Amri telah menemukan serta membudidayakan sebuah tanaman untuk menjadi salah satu obat bagi penderita penyakit diabetes.

Saat ini, penyakit diabetes tidak hanya di derita oleh manusia berumur di atas 40 tahun, tetapi juga umur dibawah 30 tahun. Upaya untuk mengurangi meningkatnya penderita diabetes semakin gencar dilakukan.

Ket. Foto :
AKP Fadli Amri menunjukan tanaman Stevia yang sedang dibudidayakan dirinya dan dijadikan bahan dasar ekstrak gula non kalori

AKP Fadli Amri yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Klapanunggal, bersama rekan-rekannya telah mengembangkan pemanis zero kalori yang berbahan dasar dari tumbuhan Stevia.

“Ekstrak daun Stevia ini rasanya lebih manis hingga 300 kali lipat, nol kalori dan aman dikonsumsi penderita diabetes,” ujar Kaposlek Klapanunggal, AKP Fadli dalam rilis nya yang diterima media ini, Sabtu (5/6/2021).

Fadli menjelaskan, daun tanaman bernama Latin, Stevia Rebaaudiana itu termasuk jenis rumpun bunga matahari dan memiliki kandungan Steviosol yang menawarkan rasa manis hingga 300 kali lipat daripada gula pasir. Saat ini ekstrak daun Stevia ia kembangkan menjadi gula cair.

“Untuk proses pembuatan gula cair dari Daun Stevia perlu didukung tekhnologi mumpuni. Prosesnya menggunakan katalis enzim untuk mendapatkan esktrak daun stevia,” ungkapnya.

Fadli menjelaskan, pembuatan Dripsweet ini adalah melalui proses pabrikasi modern serta telah memiliki izin edar BPOM dan sertifikasi HALAL MUI.

“Produknya ini sudah diterima konsumen di sejumlah daerah seluruh Indonesia, walaupun masih dalam jumlah yang tidak terlalu besar,” tuturnya.

Fadli menuturkan, saat ini dirinya bersama dengan rekanya tengah melakukan pembibitan daun Stevia ini di Bogor. Tepatnya di Katulampa Kota Bogor. Menurutnya, ide ini berawal dari rasa keprihatinan banyaknya penderita diabetes usia muda.

“Pembibitan tanaman stevia ini kami lakukan di one home farm Katulampa, Kota Bogor di lahan seluas 500 meter. Untuk produksi nya saat ini baru 300 ribu botol per bulan. Semoga adanya informasi ini bisa jadi bermanfaat untuk semua orang.” Pungkasnya. (Fach/San)

Leave a Reply