Home Daerah Anak Buah Langgar Prokes, Kades Ciburuy : “Resiko Jeneng, Yang Penting Saya...

Anak Buah Langgar Prokes, Kades Ciburuy : “Resiko Jeneng, Yang Penting Saya Sudah Gugurkan Kewajiban”

43
0

Cigombong, (BERITASATOE.COM) – Pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan staf desa dan petugas yang terjadi saat pembagian beras bansos PPKM di kantor Desa Ciburuy, selasa (08/08/2021), akhirnya ditanggapi juga oleh kepala desa (Kades)

Kades Ciburuy Suherman yang awalnya enggan memberikan keterangan dengan dalih berita sudah ditayangkan akhirnya menyatakan bahwa dirinya sudah seringkali memberikan himbauan. Baik kepada perangkat desanya maupun masyarakat agar selalu menerapkan prokes covid – 19 dalam setiap kegiatan.

“Saya sudah sering kali menghimbau kepada staf saya, RT maupun RW serta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Apalagi saat ada kegiatan. Kami juga sudah menyiapkan perlengkapan kesehatan seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan alat cek suhu tubuh”, kilah Kades Ciburuy Suherman, kepada awak media, di lokasi kegiatan vaksinasi, di salah satu lembaga pendidikan Islam di Kampung Muara Ciburuy, kamis (10/08/2021).

Ketika dimintai tanggapan soal perangkat desanya yang juga melanggar prokes saat pembagian bansos, Suherman membantah hal itu.

“Staf yang mana? staf saya ada sepuluh orang. Kalau memang betul staf saya melanggar prokes, yang penting saya sudah menghimbau, mengarahkan, menegur dan memberikan sanksi. Selebihnya terserah mereka. Yang penting saya sudah menggugurkan kewajiban. Toh beritanya sudah naik. berita in lagi aja, itu resiko jeneng”, imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat pembagian bansos beras PPKM di kantor Desa Ciburuy, warga yang antri untuk mengambil beras bantuan saling berdesak – desakan, tanpa adanya pengaturan jarak. Beberapa diantaranya juga tidak menggunakan masker.

Di area kegiatan itu juga tidak terlihat adanya perlengkapan kesehatan seperti alat mencuci tangan, hand sanitizer serta petugas yang melakukan pengecekan suhu tubuh. Bahkan, perangkat desa serta petugas yang membantu pembagian beras pun tidak menggunakan masker. (Egy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here