Dibantu Partai Perindo PWI Kabupaten Bogor Pindah Sekretariat

CIBINONG, (TB) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor demi mendapat tempat sementara untuk kesekretariatan turut dibantu oleh ().

Kepindahan tersebut dikarenakan kantor yang saat ini ditempati, tengah dilakukan rehabilitasi oleh pihak Pemda.

Kurangnya perhatian dari  Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor terhadap PWI Kabupaten Bogor yang merupakan organisasi keprofesian terbesar dan tertua di Indonesia itu di keluhkan Wakil ketua I Bidang Keorganisasian Dedi Firdaus.

saat berbincang dengan Pengurus DPP Partai Perindo di Sekretariat PWI yang baru, Senin (13/06)

Menurutnya, sekelas maupun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, yang memiliki kewenangan atas puluhan SKPD di seakan tidak adanya perhatian khusus terhadap pilar ke 4 Demokrasi yang juga sebagai organisasi nasional yang sudah semestinya mendapat perhatian dari Pemda setempat.

“Kemana Plt Bupati Bogor, dan pak Sekda Kabupaten Bogor yang tidak ada perhatiannya terhadap organisasi sekelas PWI Kabupaten Bogor. Masa, untuk memperhatikan organisasi PWI saja tidak bisa, apalagi PWI ini sebagai sosial kontrol demi kemajuan pembangunan di suatu daerah,” kesalnya.

Lanjut Dedi, PWI Kabupaten Bogor saat ini seakan tidak ada Marwah maupun harga diri atas Pemkab Bogor yang dipimpin oleh seorang Iwan Setiawan dan Sekretaris Daerah nya, Burhanuddin.

“Ini PWI Loh, bukan organisasi ecek-ecek. Kami ini pilar ke 4 Demokrasi dalam kemajuan di negeri ini. Sudah sepatutnya juga setiap pengurusan PWI di wilayah harus mendapat perhatikan lebih oleh Pemda setempat dalam setiap kegiatan atau pun hal seperti ini,” bebernya.

Parahnya lagi, lanjut Dedi, atas ketidak adanya perhatian Pemda Kabupaten Bogor, sampai-sampai DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor, yang dipimpin Yudia Irawan, harus turun tangan membantu menyediakan tempat sementara untuk kantor kesekretariatan bagi PWI Kabupaten Bogor.

“Pemerintah daerah cuek bebek, tidak ada kepeduliannya sama sekali terhadap PWI, cuma masalah kantor sementara saja tidak bisa di fasilitasi. Maka, di saat pesta demokrasi pada Februari 2024, saya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bogor khususnya agar memilih partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo yang sudah terlihat sangat perduli kepada wong cilik dengan memberikan perhatian berupa bantuan kepada masyarakat kecil dan pedagang kecil,” imbau Dedi.

Selain itu, kata Dedi, kaitan permohonan penggunaan gedung Pusdai Kabupaten Bogor yang di rehabilitasi tahap 1 yang lokasinya berada dibelakang kantor kesekretariatan PWI untuk digunakan sementara, akan tetapi tidak ada tanggapan apapun meski sudah dikirim surat ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.

“Melalui surat permohonan untuk penggunaan gedung Pusdai yang telah direhab tahap 1 ke BPKAD sudah kami serahkan beberapa pekan lalu, tapi tidak digubris sama sekali, pada gedungnya kosong sedang tidak digunakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.