Home Daerah Joker Bali Buat SAM TRADE dibekukan Oleh Otoritas Keuangan Singapura dan Dinyatakan...

Joker Bali Buat SAM TRADE dibekukan Oleh Otoritas Keuangan Singapura dan Dinyatakan Ilegal

15393
1

Bali, (BERITASATOE.COM) – Pada tanggal 1 Desember 2021 lalu Jonathan Susanto atau yang akrab disapa Joker Bali , melaporkan SAM TRADE kepada Otoritas Keuangan Singapura dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong , karena Joker Bali menganggap bahwa trading menggunakan robot merupakan kebohongan dan pembodohan publik .

Ujung dari pelaporan Joker Bali terhadap broker ilegal Sam Trade atau yang dikenal dengan nama Fin888 , akhirnya pada tanggal 2 Januari 2022 , pemerintah Singapura resmi membekukan SAM TRADE dan menangkap 3 orang pemilik dari SAM TRADE .

Saat ditemui di kediamannya dikawasan Umalas Bali , Joker Bali yang merupakan trader asal indonesia yang resmi bersertifikasi dari NYSE (New York Stock Exchanger) di Wall Street menyebut , bahwa dirinya juga akan melakukan pelaporan terhadap sejumlah perusahaan investasi bodong berkedok robot trading di Indonesia .

” Saya juga akan segera melaporkan sejumlah perusahaan yang diduga melakukan kegiatan investasi bodong dengan kedok robot trading yang banyak beredar di Indonesia dan kalau terbukti bodong , saya jamin mereka akan tutup dan para pelaku termasuk pemilik dan leader-leadernya akan segera di proses hukum, daftar perusahaan yang saya duga investasi bodong diantaranya , DNA PRO , NET 89 , FAHRENHEIT , VIRAL BLAST dan masih banyak lagi.

Joker Bali mengajak masyarakat untuk cerdas dan tidak mudah tertipu oleh perusahaan investasi bodong yang berkedok robot , dikarenakan trading yang benar dan sah di bursa adalah dilakukan dengan cara analisa dan pengambilan posisi dilakukan secara langsung oleh para trader .

” Ayo masyarakat jangan mau tertipu sama perusahaan investasi bodong berkedok robot trading , karena saat ambil posisi trade yang benar itu langsung dilakukan oleh trader langsung dengan analisa personal , bukan pakai robot-robot gak jelas ” ungkapnya .

Joker Bali menyebut , dirinya sedang mengatur jadwal audiensi dengan Kapolri agar perusahaan – perusahaan investasi bodong berkedok robot trading dapat segera di tertibkan dan para pelakunya bisa segera di proses secara hukum

” Saya lagi buat agenda mau audiensi dengan Pak Kapolri , supaya perusahaan investasi bodong berkedok trading dapat di tertibkan dan pelaku-pelakunya bisa segera ditangkap” Ujarnya .

Sebelumnya , Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong memberikan penghargaan kepada Jonathan Susanto ( Joker Bali ) dengan Kategori ” Singapore Stock Exchange Hero “. (Rif/Red)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here