Bogor, (BS) – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menghadiri kegiatan penanaman
2000 pohon di areal hutan Desa Banter Karet Blok Gunung Dahu, Nanggung, Kabupaten Bogor pada Sabtu (1/2/2025).
Diketahui, kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap ketaatan peraturan di bidang lingkungan hidup, serta mendorong inovasi dan penciptaan nilai serta keunggulan lingkungan.
Selain itu, jenis pohon yang ditanam terdiri dari spesies endemik dan Multipurpose Tree Species (MPTS) yang mencakup tanaman hutan serta pohon buah-buahan
Dalam penyampaiannya, pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik bagi perusahaan tambang. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain pemanfaatan sumber daya alam yang bijaksana, pemanfaatan limbah non B3, pengembangan masyarakat sekitar tambang, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Hanif mengatakan bahwa penambang emas PT Antam UBPE Pongkor akan menghadapi masa penutupan tambang yang diproyeksikan pada tahun 2028 atau 2030. Hal ini dikarenakan hasil eksplorasi yang kurang maksimal.
Dia berharap sinergi dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk mencapai kinerja yang optimal.
Kemudian, Hanif menyempatkan diri menanam pohon di Pusat Pengembangan Penelitian dan Pendidikan Pohon dan Tanaman Asli (P4TA).
Ikut mendampingi, Direktur PT Antam UBPE Pongkor, Hartono menyampaikan penanaman pohon yang dilaksanakan hari ini sangat berdampak positif.
Kami ucapkan terima kasih kepada Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup atas kegiatan penanaman bibit pohon di Hutan Desa Gunung Dahu sekitar 2000 bibit. Ini merupakan salah satu langkah untuk melindungi hutan, mencegah erosi, longsor dan banjir bandang, serta mendorong inovasi dan penciptaan nilai dan keunggulan lingkungan,” ucap Hartono.

