Bogor, (BS)– Usaha memang tak pernah mengkhianati hasil. Kalimat ini barangkali paling tepat menggambarkan perjalanan Abah Sanusi, warga Babakan Sadeng RT 02/01, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.
Di usia hampir 100 tahun, Abah Sanusi akhirnya berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji 2025 ini.
Mimpinya menuju tanah suci sudah dipupuk sejak lama. Sejak tahun 1955, Abah Sanusi telah rajin menabung dari hasil bertani singkong, pisang, nangka, hingga rambutan. Tekad kuat itu baru terwujud setelah ia resmi mendaftar haji pada 2019.
"Nabung dari tahun 1955, uangnya saya dapat dari hasil tani. Hasilnya ditabung dan daftar di tahun 2019," cerita Abah Sanusi, Senin (28/4/2025).
Meskipun usia sudah mencapai satu abad, semangat dan kesehatannya tetap terjaga, yang diakuinya berkat aktivitas sehari-hari sebagai petani. Kabar keberangkatannya ke tanah suci pun disambut penuh haru dan rasa syukur, baik oleh dirinya maupun keluarganya.
"Waktu itu saya kaget, ya kaget. Alhamdulillah akhirnya ada panggilan," tambahnya.
Namun, perjalanan Abah Sanusi ke tanah suci tahun ini harus dijalani sendiri. Sang istri yang seharusnya mendampingi, terpaksa batal berangkat lantaran tengah menjalani perawatan akibat sakit pinggang di RS Asyifa.
"Sendiri, tadinya berdua sama istri. Tapi istri sakit, enggak bisa berangkat," tutur Abah Sanusi.
Sementara itu, Sekretaris KBIHU Amanah Ummah Leuwiliang, Ifa Latifah, membenarkan bahwa Abah Sanusi masuk dalam prioritas keberangkatan lansia.

