Depok, (BS) – Polemik mengenai hasil survei kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah tokoh warga menyatakan bahwa hasil survei tersebut tidak merepresentasikan kenyataan di lapangan, terutama terhadap kinerja Wali Kota Depok, Supian Suri, yang dinilai sigap dan responsif dalam menangani permasalahan warga.
Salah satu warga RW 12 Kelurahan Mekarjaya, Heru, menyebut bahwa masyarakat saat ini sudah jauh lebih cerdas dalam menilai kinerja pemimpin.
"Masyarakat sudah tidak bisa dibodohi dengan angka survei. Baru kemarin terjadi musibah hujan deras dan angin kencang (7/6), Pak Wali langsung turun ke lapangan tanpa menunggu waktu lama. Itu yang kami lihat—aksi nyata, bukan survei," ujarnya.
Heru menduga pemberitaan negatif yang beredar berasal dari pihak-pihak yang belum bisa menerima keberhasilan Supian Suri dalam memimpin Kota Depok.
"Mudah-mudahan di tangan Pak Supian, Depok bisa lebih maju dan mengalami banyak perubahan. Kami mendukung penuh," katanya dengan semangat.
Senada dengan itu, Ketua RT 009 RW 015, Ahmad, menilai reaksi terhadap survei adalah bagian dari dinamika demokrasi. Namun menurutnya, saat ini warga Depok masih merasakan euforia pascapergeseran kekuasaan setelah 20 tahun dominasi partai sebelumnya.
"Dalam demokrasi pro-kontra itu biasa, tapi sekarang warga Depok sedang menikmati suasana baru setelah PKS tumbang. Survei-survei itu tidak menarik bagi warga, karena masyarakat lebih tertarik melihat hasil nyata," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat berharap Supian Suri dan wakilnya tetap fokus menjalankan program-program prioritas demi kesejahteraan warga.
"Yang penting, Pak Wali dan Pak Wakil tetap mengedepankan program kerja nyata. Kami siap mendukung di belakangnya," tutup Ahmad.

