Cibinong, (BS) – Kondisi memprihatinkan tengah dihadapi SD Negeri Cibinong Raya yang berlokasi di Jl. Kp. Cibinong No.30, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Sekolah ini mendesak membutuhkan penambahan ruang kelas untuk menampung lonjakan siswa baru dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, sekaligus menghadapi ancaman banjir yang kerap melanda kawasan sekolah.

Letak bangunan yang lebih rendah dari jalan desa membuat air hujan mudah meluap hingga masuk ke perpustakaan dan ruang kepala sekolah. Permohonan anggaran revitalisasi yang sudah diajukan pihak sekolah pun hingga kini belum terealisasi.

Kepala SDN Cibinong Raya, Umu Hani, mengaku sudah berulang kali mengusulkan proposal perbaikan.

“Sudah dua kali pengajuan proposal dan di setiap ada link selalu saya masukkan. Kenapa saya tidak perbaiki halaman sekolah? Karena akan mubazir jika bangunan gedungnya belum dikerjakan,” ujarnya.

Perpustakaan Terancam, Proses Belajar Terganggu

Menurut Umu Hani, kondisi banjir tidak hanya merusak fasilitas belajar, tetapi juga mengganggu kenyamanan siswa. Buku-buku di perpustakaan kerap terendam air, sementara ruang kepala sekolah pun tak luput dari genangan.

Sebagai solusi darurat, ia mengusulkan pengurugan ruang perpustakaan setinggi 40 cm serta pemindahan saluran irigasi ke pinggir jalan.

“Hujan sebentar saja air sudah meluap. Di RAB ada pembuangan sepanjang 20 meter, tapi tidak berfungsi. Akhirnya saya minta sodetan agar irigasi dipindahkan ke pinggir jalan,” jelasnya.

Sekolah sebenarnya sudah memiliki sumur resapan, namun tidak berfungsi optimal akibat kurangnya perawatan. Akibatnya, air tetap menggenang cukup lama sebelum akhirnya surut.

Halaman:
N
Penulis: Naufal