CIAWI – Pemerintah Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026 melalui penanaman jagung hibrida. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat terkait penguatan sektor pangan berbasis desa.
Launching program tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Ciawi, di antaranya Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana Jaya, Danramil 0621-11 Ciawi Mayor Inf Budi Rahmad, serta Plt Camat Ciawi Deni Kuswara, bersama masyarakat setempat.
Kepala Desa Cileungsi, Baban Subandi, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mendukung target swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden terkait swasembada jagung. Hari ini kita mulai dengan penanaman jagung hibrida di Desa Cileungsi,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menambahkan, total lahan yang disiapkan untuk program ini mencapai sekitar 1,5 hektare yang tersebar di beberapa titik, masing-masing dengan luas 3.000 meter persegi, 7.000 meter persegi, dan 5.000 meter persegi.
Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sebesar Rp44,2 juta yang bersumber dari Dana Desa tahun 2026.
Baban juga membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki lahan untuk ikut berpartisipasi. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemerintah desa akan menyediakan bantuan berupa bibit dan pupuk.
“BUMDes akan menyiapkan kebutuhan dasar seperti bibit dan pupuk bagi warga yang ingin ikut menanam,” jelasnya.
Jagung yang ditanam merupakan jenis hibrida dengan target produksi untuk kebutuhan pakan ternak dan bahan baku industri, seperti tepung. Bahkan, hasil panen nantinya telah memiliki kepastian pasar melalui kerja sama dengan Bulog Kabupaten Bogor.
