CIBINONG — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara profesional dengan orientasi pada peningkatan profit serta dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) gabungan empat BUMD Pemerintah Kabupaten Bogor yang digelar di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, Rabu (25/2).
Kegiatan tersebut dihadiri secara virtual oleh Kepala Biro BUMD, Investasi dan Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Barat, para komisaris, direktur, dan pemegang saham, perwakilan Bank BJB Provinsi Jawa Barat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
Dalam forum tersebut, Rudy Susmanto menekankan pentingnya sinergi, evaluasi menyeluruh, serta penyamaan visi antara pemerintah daerah dengan jajaran komisaris dan direksi BUMD.
Menurutnya, BUMD harus mampu menjadi lokomotif pembangunan daerah, bukan sekadar pelengkap dalam struktur pemerintahan.
“Keuntungan pemerintah bukan hanya soal dividen, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat. BUMD harus untung dan harus berdampak,” tegas Rudy.
Rudy memastikan pengelolaan BUMD di bawah kepemimpinannya tidak akan diwarnai kepentingan politik. Ia menegaskan evaluasi jabatan komisaris maupun direksi dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja.
Menurutnya, pejabat yang masa jabatannya telah berakhir tetap memiliki peluang untuk diperpanjang apabila menunjukkan capaian positif. Sementara jabatan yang kosong akan segera diisi melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel).
“Bisnis itu butuh kepercayaan dan kebersamaan. Kita tidak mencari kesalahan, tetapi membenahi bersama,” ujarnya.

