BOGOR, (BS) – Pemerintah Desa Kalongliud bersama PT Antam Tbk UBPE Pongkor meresmikan Rumah Belajar GARITAN (Gerakan Ramah Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan), yang menjadi pusat pembelajaran sekaligus pengembangan pertanian ramah lingkungan. Peresmian berlangsung di Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Rabu (23/7/2025).
Asisten Manajer CSR PT Antam, Edi Ayuba, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan bagian dari delapan pilar CSR perusahaan, khususnya dalam bidang kemandirian ekonomi. Menurutnya, sektor pertanian menjadi fokus utama karena sesuai dengan instruksi Presiden RI terkait penguatan ketahanan pangan nasional.
"Menjadi prioritas kami, apalagi ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden bahwa ketahanan pangan harus terus digalakkan," ujar Edi.
Ia juga menambahkan, PT Antam telah memberikan berbagai bentuk dukungan kepada kelompok tani (poktan) di wilayah Kecamatan Nanggung.
"Hampir semua desa kami support, mulai dari pendampingan, bibit, pupuk, hingga akses pemasaran," jelasnya.
Selain peresmian, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pelatihan Seri III Program Generasi Unggul, yang mengangkat tema penanganan hama dan penyakit pada tanaman hortikultura.
Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman, menyampaikan bahwa sekitar 40% warga di desanya menggantungkan hidup dari sektor pertanian, baik sawah maupun hortikultura.
"Kami memiliki kewajiban untuk memfasilitasi dan memberikan edukasi kepada para petani agar lebih mandiri dan sejahtera," ungkap Jani.
Ia menjelaskan, pendirian Rumah Belajar GARITAN adalah bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petani serta perekonomian desa berbasis pertanian berkelanjutan.

