Bogor, (BS) - Program pengembangan pariwisata edukatif yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor terus menunjukkan dampak positif, khususnya bagi dunia pendidikan. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dengan pembelajaran kontekstual bagi pelajar, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal.
Sebanyak 10 sekolah tingkat SD dan SMP mengikuti kegiatan edukasi wisata yang dilaksanakan di Desa Wisata Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, pada Jumat (12/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjadikan desa wisata sebagai ruang belajar terbuka yang edukatif, kreatif, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal langsung potensi wisata alam dan budaya Kabupaten Bogor. Pembelajaran di luar kelas ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung yang inspiratif.
Salah satu materi unggulan dalam program ini adalah pengenalan alat musik tradisional khas Sunda, yaitu karinding. Para siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan nilai filosofis karinding, sekaligus praktik langsung membuat alat musik tradisional tersebut sebagai bentuk pembelajaran budaya berbasis pengalaman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa program edukasi wisata merupakan bagian dari strategi pembangunan pariwisata yang berorientasi pada pendidikan dan pelestarian budaya.
“Pariwisata Kabupaten Bogor tidak hanya soal destinasi, tetapi juga edukasi dan karakter. Melalui program edukasi wisata ini, kami ingin anak-anak mengenal alam, budaya, dan jati diri daerahnya sejak dini,” ujar Rudy Susmanto.
Menurutnya, pelibatan pelajar dalam kegiatan desa wisata diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan.
“Kami ingin desa wisata menjadi pusat pembelajaran budaya dan lingkungan. Anak-anak inilah yang nantinya menjadi generasi penerus yang akan menjaga dan mengembangkan potensi pariwisata Bogor secara berkelanjutan,” tambahnya.
Kepala SMP Negeri 2 Sukaraja, Drs. Dedi Budi Sumardi, M.Pd, menyambut positif program pariwisata edukatif yang digagas Bupati Bogor tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa saat ini.

