BOGOR, (BS) – Pemerintah Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, secara resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 dengan fokus pada pengembangan komoditas pertanian berbasis lokal, yakni singkong dan cabai.
Kepala Desa Banjarwaru, Abdurahman, menyampaikan bahwa program ini dikelola oleh dua kelompok tani aktif di wilayahnya, yaitu Kelompok Tani Singkong Barokah dan Kelompok Tani Cabai Milenial.
“Kami dari pemerintah desa berharap kedua kelompok tani ini dapat meningkatkan produksi masing-masing sesuai dengan bidangnya. Baik kelompok cabai maupun kelompok singkong, semuanya kami dukung penuh,” ujar Abdurahman dalam acara launching ketahanan pangan yang digelar di Kampung Kubang, RW 08, Rabu (4/6/2025).
Abdurahman menambahkan, pengembangan produksi singkong sangat potensial karena kualitas singkong yang dihasilkan oleh petani lokal sudah banyak dipesan oleh pihak luar wilayah.
“Inilah yang kami sebut potensi lokal. Kami sebagai pemerintah desa akan terus mendorong dan mendukung agar kelompok tani dapat meningkatkan produksinya. Semoga ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat Desa Banjarwaru,” tambahnya.
Langkah strategis ini sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat ketahanan pangan serta memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan. (Red)
Berita Populer
Daerah
Install App
Berita Satoe
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda

