BOGOR, (BS) — Di bawah kepemimpinan Kosasih, S.Pd., M.M., SMP Negeri 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan konsistensi dalam membangun budaya sekolah yang peduli dan berwawasan lingkungan. Komitmen tersebut mengantarkan sekolah meraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bogor dan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Capaian tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses kepemimpinan yang menekankan keteladanan, partisipasi, dan keberlanjutan program. Kosasih mendorong seluruh warga sekolah—guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik—untuk terlibat aktif dalam praktik pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi dengan pembelajaran sehari-hari.

Menurut Kosasih, keberhasilan program Adiwiyata bergantung pada konsistensi dalam membangun budaya, bukan sekadar mengejar penghargaan.

“Sejak awal kami menempatkan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari karakter sekolah. Jika sudah menjadi kebiasaan, maka program akan berjalan dengan sendirinya dan berkelanjutan,” ujar Kosasih.

Di bawah arahannya, SMPN 2 Gunung Putri menjalankan berbagai program nyata, seperti pengelolaan sampah berbasis pemilahan, penghijauan lingkungan sekolah, penghematan energi dan air, serta penguatan materi lingkungan hidup dalam proses pembelajaran. Seluruh program tersebut dirancang agar mudah dipraktikkan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Kosasih menekankan bahwa pendidikan lingkungan hidup merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter siswa.

“Melalui pendidikan lingkungan, siswa belajar tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini penting sebagai bekal mereka di masa depan,” tambahnya.

Prestasi Adiwiyata tingkat Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat yang diraih SMPN 2 Gunung Putri menjadi bukti bahwa kepemimpinan sekolah memiliki peran kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkarakter dan berkelanjutan.

Ke depan, Kosasih berharap SMPN 2 Gunung Putri dapat terus meningkatkan kualitas program lingkungan hidup serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Bogor dalam membangun pendidikan yang berpihak pada keberlanjutan. (NF)