• Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Pedoman Siber
Logo
Logo
  • Media Grup
  • tugasbangsa.com
  • Home
  • Artikel
  • Bogor Raya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hukum
  • Iklan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lainnya
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Lifestyle
    • Nasional
    • News
    • Olah Raga
    • Olahraga
    • Opini
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Photo
    • Politik
    • Sosial
    • Tajuk/Opini
    • TNI POLRI
Menu
Welcome Masuk / Daftar
KATEGORI
Artikel Bogor Raya Daerah Ekonomi Entertainment Hukum Iklan Internasional Kesehatan Kriminal Kriminal Lifestyle Nasional News Olah Raga Olahraga Opini Otomotif Pariwisata Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Photo Politik Sosial Tajuk/Opini TNI POLRI
HALAMAN
Redaksi Disclaimer Kebijakan Privasi Kode Etik Pedoman Siber
NETWORK
tugasbangsa.com
Iklan Kiri
iklan kanan
  1. Beranda
  2. News

Generasi Muda Terancam Judi Online, Sosiolog IPB: Bahayanya Seperti Narkotika

Redaksi

28-08-2025 • 04 : 45 WIB •
22085 Views

Generasi Muda Terancam Judi Online, Sosiolog IPB: Bahayanya Seperti Narkotika

Ilustrasi: Generasi Muda Terancam Judi Online, Sosiolog IPB: Bahayanya Seperti Narkotika

BOGOR, (TB) – Judi online (judol) kini menjadi persoalan serius di Indonesia. Fenomena ini bahkan telah merenggut nyawa manusia. Sosiolog IPB University, Dr. Ivanovich Agusta, menegaskan bahwa judol harus dipandang sebagai masalah besar karena menyangkut hak hidup, yakni hak asasi manusia paling dasar.

“Ketika praktik judol berujung pada hilangnya nyawa, hal ini menunjukkan betapa serius masalah tersebut,” ujarnya menanggapi maraknya tindak kriminal akibat kecanduan judol.

Redaksi News

Tebing Jalan Raya Jasinga Longsor, Arus Lalu Lintas Jasinga–Bogor Diberlakukan Buka-Tutup

Menurut Dr. Ivanovich, salah satu penyebab utama terjeratnya masyarakat pada judol adalah faktor internal. Dari perspektif neurosains, judol menimbulkan ketagihan di otak layaknya narkotika. Rasa ketagihan itu mendorong seseorang untuk terus mencari kepuasan, hingga akhirnya melanggar batas kesusilaan.

“Ketergantungan akibat judol berpotensi mendorong seseorang melakukan pelanggaran, bahkan sampai pada tindak kriminal,” ungkapnya.

Dampak judol, lanjutnya, kini tidak hanya dirasakan oleh golongan bawah, tetapi juga merambah ke kelas menengah. “Artinya, fenomena ini tidak lagi bergantung pada kelas sosial, tetapi sudah lintas kelas dengan akibat serupa, yakni harta kekayaan yang terkuras hingga nyawa yang dipertaruhkan,” katanya.

Redaksi News

Rudy Susmanto Pastikan Pemkab Bogor Bantu Perbaikan Rumah Warga Terdampak Bencana Sukamakmur

Selain itu, kondisi sosial dan ekonomi yang sulit semakin memperparah keadaan. Tidak sedikit orang yang terjerat utang judol kemudian melakukan tindak kriminal, seperti mencuri atau mencopet, untuk menutup hutang akibat permainan terlarang tersebut.

“Setiap manusia sebenarnya memiliki batas-batas kesusilaan. Namun ketika ketagihan muncul, dorongan itu membuat seseorang merasa harus terus memenuhinya. Situasi kian buruk ketika lingkungan sosial cenderung permisif terhadap praktik judol,” jelasnya.

Dr. Ivanovich menegaskan perlunya langkah konkret negara untuk memutus mata rantai judol. Menurutnya, regulasi harus dijalankan tegas, mulai dari pelarangan praktik judol, pemblokiran platform, pengawasan transaksi pada akun yang menampung dana judi, hingga keberanian aparat menangkap bandar besar, bukan hanya pemain kecil.

Redaksi News

BPN Depok Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Tidak Ada Perampasan Alat Rekam

Halaman:
  • 1
  • 2
  • All
N
Penulis: Naufal

Bagikan Artikel

Pilih platform untuk membagikan artikel ini

WhatsApp
Facebook
X
Berita Populer
Siswa SDN Cipeucang 02 Borong Prestasi di Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional
Siswa SDN Cipeucang 02 Borong Prestasi di Lomba Tari Kreasi Tingkat Nasional
Redaksi
Ribuan Peserta Rakornas 2026 Hadir di Sentul, Pemkab Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Ribuan Peserta Rakornas 2026 Hadir di Sentul, Pemkab Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Redaksi
Hamzah Nahkodai PGI Depok, Siap Jadikan Depok Tuan Rumah Event Golf Bergengsi
Hamzah Nahkodai PGI Depok, Siap Jadikan Depok Tuan Rumah Event Golf Bergengsi
Brosan
Sengketa Lahan Cipayung Jaya, Camat Cipayung Minta Penyelesaian Ditempuh Lewat Jalur Hukum
Sengketa Lahan Cipayung Jaya, Camat Cipayung Minta Penyelesaian Ditempuh Lewat Jalur Hukum
Redaksi
Disnakkeswan Lampung Luruskan Isu Kelangkaan Daging Sapi
Disnakkeswan Lampung Luruskan Isu Kelangkaan Daging Sapi
Redaksi
Daerah
Lazismu Parung Panjang Salurkan Paket Sembako Lewat Program Jumat Berkah
02 Feb 2026
Lazismu Parung Panjang Salurkan Paket Sembako Lewat Program Jumat Berkah
Jurnalis Bogor Turun ke Bantaran Cisadane, Tanam Ratusan Pohon demi Lingkungan
Jurnalis Bogor Turun ke Bantaran Cisadane, Tanam Ratusan Pohon demi Lingkungan
Satu Abad NU, Ade Ibrahim Nilai NU Jadi Penjaga Harmoni dan Arah Pembangunan Depok
Satu Abad NU, Ade Ibrahim Nilai NU Jadi Penjaga Harmoni dan Arah Pembangunan Depok
Camat Sukmajaya Dorong PEKKA Jadi Gerakan Kemandirian Perempuan
Camat Sukmajaya Dorong PEKKA Jadi Gerakan Kemandirian Perempuan
Pemkot Depok Fokus Tangani Banjir pada 2026, Ini Strategi Dinas PUPR
Pemkot Depok Fokus Tangani Banjir pada 2026, Ini Strategi Dinas PUPR
Logo

Kategori

Iklan

Photo

Tajuk/Opini

Olah Raga

Uncategorized

Tautan

Disclaimer

Kebijakan Privasi

Pedoman Siber

Kode Etik

Redaksi

Ikuti Kami

Copyright 2026 beritasatoe.com - All Rights Reserved.

Logo
Install App
Berita Satoe

Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda