Citeureup,(BS)  – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Citeureup kembali menorehkan prestasi membanggakan. Melalui inovasi bertajuk “Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga (Nasi Basi dan Kulit Buah) dalam Pembuatan Bioplastik Semi Permanen sebagai Solusi Pengurangan Sampah Plastik”, tim SMPN 3 Citeureup berhasil menembus babak final Gelar Inovasi Daerah (GID) Kabupaten Bogor 2025.

Karya tersebut menjadi salah satu dari tujuh inovasi terbaik kategori SMP yang lolos ke tahap presentasi akhir. Ajang GID 2025 sendiri digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (15/10) hingga Jumat (17/10/2025) di Ruang Rapat Ciliwung, Kantor Bappedalitbang, Cibinong.

Dalam kategori SMP, berbagai ide kreatif ditampilkan oleh para pelajar dari sejumlah sekolah. Selain SMPN 3 Citeureup, finalis lainnya meliputi SMPN 1 Leuwiliang dengan inovasi pupuk organik cair dari limbah rumah tangga, SMPN 2 Sukaraja dengan edible straw berbahan dasar talas Bogor, SMPN 3 Ciawi dengan Flora Lens berbasis AI, serta SMPN 2 Kemang, SMPN 1 Sukajaya, dan SMPN 1 Cileungsi dengan gagasan ramah lingkungan lainnya.

Adapun sesi final kategori SMP akan dilaksanakan pada Rabu, 15 Oktober 2025 pukul 13.00 – 16.00 WIB, dengan tim penilai dari berbagai lembaga nasional, di antaranya:

  1. Dr. Noudy Reinold Piere Tendean, S.IP, M.Si – Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Kemendagri

    Eka Gandara, S.Pi, M.Si – Ketua Tim Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Masyarakat, BRIN

    Dr. Haryadin Maradika – CEO PT Agrinas

    Dr. Muhammad Baihaqi, S.Pt, M.Sc – Dosen Fakultas Peternakan IPB

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, S.STP, M.Si, M.E, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kreativitas para pelajar.