Bogor, (BS) -Gundukan tanah di sepanjang Jalan Jasinga - Koleang, Kabupaten Bogor, kini menjadi momok menakutkan bagi para pengguna jalan. Tepatnya di Ruas Jalan Jasinga - Koleang Bts Lebak, tumpukan material itu tak hanya merusak pemandangan, tapi juga mengancam keselamatan.

Bayangkan, di tengah guyuran hujan deras, jalanan berubah menjadi arena ice skating dadakan. Tanah yang berserakan membuat roda kendaraan kehilangan cengkeraman, risiko tergelincir pun meningkat drastis. Saya sendiri, saat melintas beberapa waktu lalu, merasakan betapa berbahayanya kondisi ini. Jantung berdegup kencang setiap kali melewati tumpukan tanah, was-was kalau tiba-tiba motor oleng.

Keresahan ini bukan hanya dirasakan oleh saya. Warga sekitar pun merasakan hal yang sama. Mereka khawatir, terutama saat malam hari tiba.

"Kita khawatir, kalau kita lewat pada malam hari," ungkap salah satu warga di lokasi.

Sri, seorang warga yang sering melintasi jalan tersebut, juga mengungkapkan kekhawatirannya.

"Semalam sore itu sehabis hujan lah, jalan pada licin dan becak," ungkapnya.

Kondisi jalan yang licin pasca hujan memang sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Visibilitas yang terbatas di malam hari semakin memperburuk situasi.

Pertanyaan besar kini muncul: siapa pemilik gundukan tanah ini? Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan material tersebut.

Keberadaan gundukan tanah ini menimbulkan pertanyaan mendasar: Siapa yang bertanggung jawab atas keselamatan pengguna jalan? Kapan masalah ini akan diselesaikan? Dimana solusi konkritnya? Mengapa dibiarkan begitu saja? Bagaimana jika terjadi kecelakaan akibat kelalaian ini? Semoga pihak terkait segera bertindak sebelum ada korban berjatuhan. Jalan yang aman dan nyaman adalah hak setiap warga. Jangan sampai gundukan tanah menjadi penghalang utama.