BOGOR — Sejumlah pemuda di wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor, melakukan aksi tambal jalan secara swadaya di ruas Jalan Raya JasingaCigudeg, Sabtu (21/2/2026). Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan nasional yang berlubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Bogor Barat bersama unsur KNPI, Karang Taruna, jurnalis, dan pegiat lingkungan turun langsung ke lapangan. Mereka membawa sekop, cangkul, serta material tambal sederhana untuk menutup sejumlah lubang di badan jalan.

Ruas Jalan Raya Jasinga–Cigudeg merupakan jalur vital yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk angkutan barang. Kondisi jalan yang berlubang dan kerap tergenang air disebut sering memicu pengendara harus memperlambat laju kendaraan secara mendadak, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Salah satu penggagas aksi, Dede, menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni inisiatif warga tanpa muatan kepentingan tertentu.

“Kami hanya ingin pengguna jalan lebih aman. Harapannya pemerintah segera melakukan perbaikan permanen,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Hal senada disampaikan Dindin yang turut terlibat dalam aksi tersebut. Ia berharap ada respons cepat dari pihak berwenang agar penanganan jalan tidak hanya bersifat sementara.

Secara kewenangan, perbaikan jalan nasional berada di bawah pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Warga berharap aksi swadaya ini dapat menjadi perhatian instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh dan permanen pada ruas Jalan Jasinga–Cigudeg, mengingat fungsinya sebagai akses utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Bogor Barat.