Bogor, (BS) — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Rekomendasi Peningkatan Skor Global Cybersecurity Index (GCI), sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan siber nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Bogor, Rabu (3/12/2025).

Rakor melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga (K/L), pemerintah daerah, sektor swasta, hingga elemen terkait lainnya. Forum ini menjadi wadah penting dalam merespons meningkatnya intensitas serta kompleksitas serangan siber yang berpotensi mengganggu stabilitas pertahanan dan keamanan negara.

“Peningkatan skor GCI bukan sekadar capaian angka, tetapi cermin kesiapan Indonesia menjaga ruang siber agar tetap aman, tangguh, dan dipercaya di tingkat global,” ujar Marsma TNI Budi Eko Pratomo, Asisten Deputi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polkam.

Budi Eko menekankan pentingnya strategi nasional yang lebih terintegrasi dalam memperkuat lima pilar penilaian GCI—legal, technical, organizational, capacity building, dan cooperation. Meskipun Indonesia mencatat peningkatan signifikan dalam laporan GCI 2024, sejumlah insiden seperti kebocoran data, serangan pada infrastruktur vital, dan lemahnya kesiapsiagaan di beberapa sektor menunjukkan masih adanya celah keamanan yang harus segera diperkuat.

“Rapat koordinasi ini membahas pemetaan kapasitas keamanan siber nasional, arahan peningkatan kesiapan teknis dan tata kelola oleh BSSN, serta pembagian peran lintas K/L untuk mendorong respons insiden yang lebih cepat, kolaboratif, dan efektif,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa hasil rakor ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang operasional, meliputi penguatan regulasi, penataan kewenangan, peningkatan kualitas SDM keamanan siber, serta perluasan kerja sama internasional untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keamanan siber global.

Budi Eko juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga reputasi Indonesia sebagai negara yang aktif dan kredibel dalam keamanan siber internasional.

“Rekomendasi yang disusun akan menjadi dasar kebijakan dan rencana aksi lintas sektor, memastikan bahwa upaya peningkatan skor GCI tidak hanya administratif, tetapi benar-benar memperkuat ketahanan digital nasional secara berkelanjutan,” tegasnya. (Iwan)