BOGOR, (BS) – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan bahwa penyusunan Strategi Nasional Peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI) memprioritaskan penguatan regulasi serta investasi pada teknologi canggih. Langkah ini dinilai penting untuk membangun sistem digital nasional yang tangguh terhadap berbagai ancaman siber.
Hal tersebut disampaikan Deputi Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Strategi Nasional Peningkatan GCI di Bogor, Selasa (5/8/2025).
Rakor tersebut diikuti oleh 28 peserta dari 14 kementerian dan lembaga strategis, seperti BSSN, KemenPANRB, Bappenas, hingga Polri. Dari pertemuan itu, disepakati sejumlah langkah penting, antara lain:
Pembentukan Forum Koordinasi dan Komunikasi Keamanan Siber (FK3S)
Penetapan target capaian GCI tahunan hingga 2027
Penunjukan focal point keamanan siber di masing-masing lembaga
“Pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama internasional juga menjadi prioritas dalam strategi ini,” ujar Eko Dono.
Eko juga menegaskan bahwa penguatan keamanan siber menjadi prasyarat utama keberhasilan lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni:
Makan Bergizi Gratis

