Bogor, (BS) - Kepala Sekolah SDN Parakanmuncang 01, Kecamatan Nanggung, Ondeng Sofwanudin mengeluh atas kondisi infrastruktur jalan menuju ke sekolah kurang terawat. Dia, berharap ada solusi kongkrit dari pemangku kebijakan.
"Ini gak bisa dibangun oleh desa dengan alasan tidak ada anggarannya dan diklaim bahwa jalan ini jalan milik dinas (Pemda-red)," kata Ondeng saat ditemui beritasatoe.com di sekolah, Jumat (16/5/2025).
Sebelumnya, sambung dia, kita coba mengajukan ke Kabupaten ternyata di Dinas tidak ada anggaran untuk bantuan pembangunan jalan.
"Orang Desa, 'kalau ingin dirawat oleh desa mereka menginginkan sekolah menghibahkan tanah ini ke desa tetapi hasil obrolan dengan komite kurang mengizinkan ketika jalan ini diberikan ke desa'," katanya menambahkan.
"Sehingga jalan ini cenderung terbengkalai, memakai anggaran dari sekolah tidak boleh atau tidak memungkinkan karena panjangnya sekitar 150 meter," sebut dia.
Tanggapan UPT Jalan dan Jembatan wilayah Cigudeg
Kepala UPT setempat, Bobby Wahyudi mengatakan akses ruas Jalan Lukut - Pasir Ahad masuk kedalam Inventarisir, akan tetapi jalan ke arah sekolah bukan bagian dari Inventarisir UPT.
"Yang aspal itu aset jalan Kabupaten kalau jalan yang masuk itu bukan," ucap Boby dikonfirmasi beritasatoe.com di hari yang sama.
Dia menyarankan agar pihak sekolah mencoba mengusulkan melalui Musrenbangdes dan Musrenbang tingkat Kecamatan.

