BOGOR, (BS) – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Bogor. Dua siswi SMP Negeri 2 Parung, yakni Lutfiyah Hanafi (kelas IX.5) dan Nadia Agustina (kelas IX.4), berhasil melaju ke Final Olimpiade Penelitian Siswa (OPSI) Tingkat Nasional Tahun 2025 yang akan digelar di Universitas Surabaya pada 10–16 November 2025.

Karya penelitian keduanya berjudul “Pengaruh Beauty Content pada Media Sosial TikTok terhadap Self Esteem Remaja Putri di SMP Negeri 2 Parung.”
Penelitian ini menarik perhatian dewan juri karena mengangkat fenomena kekinian di kalangan remaja dan menganalisis dampak sosial media terhadap kepercayaan diri siswa perempuan di usia sekolah menengah.

Kepala SMPN 2 Parung, Mujiono, menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar agar anak didiknya dapat memberikan hasil terbaik di tingkat nasional.

“Kami mohon doa dan dukungan agar siswa kami bisa tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Kabupaten Bogor. Ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujar Mujiono, Rabu (5/11/2025).

Kedua siswi tersebut dibimbing langsung oleh Vania Aulia Putri, S.Pd, guru pembimbing yang selama ini aktif mengembangkan kegiatan penelitian ilmiah di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, S.STP., M.Si., M.E., turut memberikan apresiasi atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan SMPN 2 Parung menunjukkan bahwa semangat riset dan inovasi di kalangan siswa SMP terus tumbuh positif.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para siswa, guru pembimbing, dan kepala sekolah yang telah bekerja keras. OPSI ini menjadi bukti bahwa anak-anak Bogor memiliki potensi luar biasa dalam berpikir kritis dan ilmiah,” ungkap Rusliandy saat dimintai tanggapannya di Kantornya. Rabu (5/11/2025).

Ia menambahkan, Disdik Kabupaten Bogor akan terus mendukung program riset dan penelitian siswa melalui pembinaan dan kompetisi ilmiah, agar semakin banyak inovasi pendidikan lahir dari sekolah-sekolah di Bumi Tegar Beriman.

“Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi sekolah lain untuk menumbuhkan budaya meneliti dan berpikir ilmiah sejak dini. Pendidikan bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga kemampuan untuk memahami dan menjawab tantangan zaman,” tambahnya.