Depok, (BS) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM, melakukan kunjungan langsung ke pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kue tradisional Mpok Encuk yang berlokasi di RT 02 RW 02, Kampung Rawadenok, Kecamatan Rawa Buntu, Kota Depok, Rabu (17/12/2025).

Kunjungan tersebut merupakan wujud komitmen nyata Mazhab dalam mendorong UMKM lokal agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Dalam peninjauan tersebut, Mazhab melihat langsung proses produksi berbagai kue tradisional yang menjadi andalan UMKM Mpok Encuk, seperti wajik, lopis, bacang, dodol, kue cucur, kue bugis, dan tape. Usaha rumahan yang telah berjalan selama beberapa tahun ini diketahui kerap menerima pesanan dalam jumlah besar, terutama untuk kebutuhan hajatan dan acara keluarga, sehingga memiliki potensi pasar yang cukup menjanjikan.

Mazhab menilai UMKM kue tradisional memiliki nilai ekonomi yang besar apabila mendapat dukungan yang tepat dan berkelanjutan. Namun, ia juga mengakui bahwa keterbatasan modal masih menjadi kendala utama ketika permintaan produksi meningkat.

“Saya datang langsung untuk melihat kondisi UMKM. Kalau produksinya berkembang tetapi terkendala modal, tentu harus dibantu. Kami siap menambah modal agar UMKM benar-benar bisa naik kelas,” tegas Mazhab.

Ia menekankan bahwa keberpihakan terhadap UMKM tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Dukungan permodalan, menurutnya, sangat penting agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi, menjaga konsistensi kualitas, serta memperluas jangkauan pasar.

Selain bantuan modal, Mazhab juga mendorong adanya pendampingan berkelanjutan, mulai dari penguatan manajemen usaha, peningkatan kualitas dan daya tarik kemasan, hingga perluasan akses pemasaran baik secara offline maupun digital.

 “UMKM bukan sekadar usaha, tetapi penopang keberlanjutan ekonomi rakyat. Jika didampingi secara serius dari hulu ke hilir, UMKM akan tumbuh mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Mazhab menambahkan, penguatan UMKM tradisional tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal, tetapi juga berperan penting dalam pelestarian budaya daerah serta penciptaan lapangan kerja di tingkat akar rumput.