Bandung, (BS) — Kabupaten Bogor turut ambil bagian dalam Jambore Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMP se-Jawa Barat yang digelar pada 24–25 Januari 2026 di Kota Bandung.

Pada ajang tersebut, Kabupaten Bogor mengirimkan 50 orang guru olahraga yang mewakili guru PJOK se-Kabupaten Bogor untuk berlaga dan berpartisipasi dalam empat cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli putra, bola voli putri, Bulutangkis Putra dan pickleball.

Dari rangkaian pertandingan yang digelar, kontingen Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 3 pada cabang olahraga bola voli putri.

Capaian ini menjadi bukti semangat sportivitas dan kekompakan para guru PJOK Kabupaten Bogor dalam ajang tingkat provinsi tersebut.

Ketua MGMP PJOK Kabupaten Bogor, Yayan Krisnaya, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh peserta yang telah mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadikan jambore sebagai ruang silaturahmi dan penguatan profesionalisme guru olahraga.

“Kami bersyukur dan bangga atas kebersamaan seluruh guru PJOK Kabupaten Bogor. Prestasi juara tiga voli putri menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas, baik di bidang olahraga maupun pembelajaran PJOK di sekolah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Sanggar PJOK Kabupaten Bogor, Dedi Budi Sumardi, yang menilai jambore ini bukan semata kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat jejaring antarguru PJOK se-Jawa Barat.

Jambore MGMP PJOK SMP se-Jawa Barat sendiri diikuti oleh 24 MGMP PJOK kabupaten/kota dari seluruh Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi antarguru PJOK, meningkatkan kompetensi profesional, serta memperkuat kolaborasi lintas daerah.

Ketua Forum Komunikasi MGMP PJOK SMP Jawa Barat, Beni Helmi, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa jambore memiliki makna lebih dari sekadar ajang olahraga.